Sukses

BAB Bayi Sufor

07 Dec 2016, 17:54 WIB
Wanita, 29 tahun.

dok anak saya umur 4 bulan,,dari lahir dia sudah minum sufor karena asi saya sedikit d tambah setres paskah melahirkan jd keluary tdk banyak,sudah beberapa hari ini dia bab trus dengan frekuensi bab lebih dari 4x,yg saya tanyakan apakah anak saya alergi susu sapi atau memang hanya tdk cocok dr susuy,baby tidak cair hanya lembek sj dok,dan bgaimana solusiy dok?

Terima kasih telah menggunakan fitur e-konsultasi KlikDokter.

Kami memahami kekhawatiran Anda. BAB meningkat setelah minum susu formula adalah wajar terjadi asalkan BAB anak Anda tidak berupa air, berbau busuk, dan mengandung darah. Pada anak Anda, terdapat kecurigaan mungkin terjadinya intoleransi laktosa. Intoleransi laktosa merupakan keadaan kurangnya enzim laktase yang dibutuhkan tubuh untuk mencerna laktosa (gula susu) yang terkandung di dalam susu. Laktosa yang tidak terproses tersebut akan bertahan di dalam usus dan mengalami fermentasi, sehingga usus terasa tidak nyaman, termasuk sakit perut, kembung, sering buang angin dan diare. NL33 memang susu formula dengan kandungan rendah laktosa. Namun perlu diperhatikan juga faktor lain seperti pembuatan susu formula apakah terlalu pekat sebelumnya, juga perlu dipertimbangkan perkembangan usia yang memang disertai dengan perubahan frekuensi BAB.

Anda tidak perlu khawatir selama bayi Anda tetap tampak sehat, berat badan tetap bertambah, perut tidak kembung dan bayi Anda tidak rewel. Seperti yang sudah kami jelaskan sebelumnya, memang wajar terjadi perubahan dalam frekuensi BAB bayi dengan semakin bertambahnya usia bayi, hal tersebut menunjukkan bahwa seluruh produk yang masuk ke dalam tubuh dapat terserap oleh sistem pencernaan bayi. Tidak ada batas waktu yang dapat dijadikan patokan waktu yang normal bagi bayi untuk BAB. Frekuensi buang air besar pada bayi bervariasi, dapat 4 - 10 kali sehari atau sebaliknya, sekali dalam 3 - 7 hari. Jadi frekuensi BAB anak Ibu yang 5-7 kali sehari sebenarnya masih tergolong normal asalkan tidak disertai keluhan-keluhan seperti bayi menjadi lebih rewel, perut kembung dan teraba keras, sering muntah, berat badan tidak naik, dan tidak adanya ampas pada feses, dll.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

 

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar