Sukses

Perjalanan Jauh dan Hubungan Badan Saat Hamil 31 Minggu

05 Dec 2016, 10:14 WIB
Wanita, 30 tahun.

pagi dok.... uk saya 31 minggu,,,rencananya 2 minggu lagi mau balik ke kampung buat lahiran.perjalanan yang ditempuh 8 jam perjalanan melalui darat,naik bus dok....yang mau saya tanyakan,kira2 aman gak dok di kehamilan segitu melakukan perjalanan jauh??? satu lagi dok bolehkah hb saat usia kehamilan tri 3,,,,tepatnya 31 weeks?karena pernah saya coba hb,tapi selalu nyeri di kiri n kanan perut sebelah bawah.kira2 kenapa ya dok?makasi dok.....

 

Halo, terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi KlikDokter.com

Perjalanan jauh akan cukup melelahkan bagi ibu hamil. Yang diperlukan adalah istirahat yang cukup sering di dalam perjalanan untuk melemaskan kaki. Posisi duduk terus menerus dapat menyebabkan kaki menjadi bengkak dan meningkatkan kejadian trombosis vena dalam atau penyumbatan pembuluh darah vena di kaki pada ibu hamil.

Apabila kondisi kandungan Anda sehat dan Anda sendiri pun berada di dalam kondisi sehat, perjalanan jauh dapat dilakukan dengan syarat banyak beristirahat di dalam perjalanan. Setelah 2-3 jam perjalanan, berhentilah 10-15 menit untuk melemaskan kaki dan berjalanlah. Berjalan akan meningkatkan sirkulasi darah di kaki. Apabila Anda menggunakan kendaraan umum (bis besar atau kereta), Anda dapat berjalan di lorong kendaraan untuk melancarkan aliran darah di kaki. Kemudian tentu saja jangan menahan berkemih. Menahan berkemih dapat meningkatkan kejadian infeksi saluran kemih yang dapat berbahaya bagi janin.

Kami menyarankan agar Anda mendiskusikan hal ini terlebih dahulu dengan dokter kebidanan Anda sebelum melakukan perjalanan jauh untuk evaluasi kondisi Anda dan janin.

Terkait dengan hubungan badan selama trimester 3, sebenarnya tidak ada larangan asalkan kondisi kehamilan normal dan sehat. Kram ringan pada bagian bawah perut memang kadang terjadi akibat pelepasan hormon yang dipicu cairan sperma. Akantetapi bila kram atau nyeri yang dirasakan cukup hebat, disertai flek atau keluhan lainnya, sebaiknya Anda dan suami menghindari hubungan badan untuk sementara. Selanjutnya, periksakan kandungan Anda kepada dokter kandungan dan tanyakan lebih lanjut perihal boleh tidaknya melakukan hubungan badan sesuai dengan kondisi kehamian Anda saat ini.

Demikian informasi kami sampaikan. Semoga bermanfaat dan kehamilan Anda selalu sehat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar