Sukses

Muntah Berlebihan Hingga di Infus di Trimester Pertama

26 Nov 2016, 10:35 WIB
Wanita, 24 tahun.

Dok sya mau tnya saat ini sya sedang hamil anak pertama dan usia kandungan 11 minggu akan tetapi kondisi sya sangat lemah muntah terus menerus bahkan minum air putih pun muntah beberapa hr ini sempat muntah ada darah berwarna keruh apa yg harus sya lakukan minggu kmrin sya sempat di infus tapi sudah bisa makan sekarang begitu lagi apa ini normal?obat apa yg harus sya konsumsi?dan makanan apa?

dr. Atika

Dijawab Oleh:

dr. Atika

Terima kasih karena Anda telah menggunakan fasilitas e-Konsultasi Tanya Dokter dari KlikDokter.com.

Kami mengerti kekhawatiran anda. Mual muntah berlebihan selama kehamilan seperti yang Anda alami disebut dalam dunia medis sebagai hiperemesis gravidarum. Biasanya hal ini dialami terutama pada trimester pertama, namun bisa saja berlanjut sampai trimester kedua, bahkan ada pula ibu yang mengalaminya sampai melahirkan.

Mual dan muntah yang terjadi pada kehamilan diakibatkan karena peningkatan hormon HcG yang umumnya terjadi di awal kehamilan (minggu ke 6-8, puncak pada minggu ke 12-14, dan membaik pada minggu ke-22) sampai badan wanita tersebut beradaptasi dengan peningkatan produksi hormonal. Mual dan muntah dapat terjadi sepanjang hari, namun dapat memburuk di pagi hari karena perut yang kosong atau jika ibu hamil tidak makan dalam porsi yang cukup. Mual dan muntah ini biasanya terjadi pada 80 – 85% kehamilan selama triwulan pertama.

Hal yang dapat dilakukan untuk mengurangi gejala mual dan muntah adalah:

  1. Bila muntah adalah masalah di pagi hari, makan makanan kering  seperti sereal, roti, atau biskuit sebelum bangun dari tempat tidur, atau coba makan makanan ringan tinggi protein seperti keju sebelum pergi tidur (protein membutuhkan waktu lama untuk dicerna)

  2. Makan makanan ringan setiap 2-3 jam lebih baik dari 3 kali makan besar. Makan secara perlahan dan kunyah makanan secara sempurna

  3. Tetap duduk tegak selama 10-20 menit  setelah makan untuk menghindari refluks lambung dan heartburn

  4. Makan makanan yang mengandung banyak cairan. Hindari jumlah besar konsumsi cairan dalam satu waktu. Coba minuman yang dingin, jus buah seperti apel atau anggur

  5. Hindari makanan pedas, gorengan, atau berminyak. Hindari kopi karena dapat merangsang asam lambung

  6. Hindari bau yang menyengat dan menyebabkan mual

  7. Jahe cukup efektif untuk mengurangi mual. Cobalah untuk memakan permen jahe, minum air jahe, atau jahe dalam bentuk kapsul

  8. Hubungi dokter untuk konsumsi vitamin B6 atau obat mual seperti ondansetron atau domperidone

  9. Hubungi dokter bila muntah terjadi terus-menerus sehingga makanan atau minuman tidak dapat masuk. Hal ini dapat menyebabkan dehidrasi (kekurangan cairan) dan harus diterapi sesegera mungkin

Anda harus waspada dalam menghadapi hal ini. Hiperemesis gravidarum sendirii dapat menyebabkan kekurangan cairan, penurunan berat badan, atau gangguan elektrolit sehingga mengganggu aktivitas sehari-hari dan membahayakan janin di dalam kandungan. Hiperemesis gravidarum dapat meningkatkan risiko komplikasi pada ibu dan janin seperti preeklampsia, bayi kecil, gangguan perkembangan janin.  Oleh karena itu, bila memang Anda telah selesai dirawat dan sudah bisa makan, pastikan Anda memperoleh asupan makanan dan minuman yang cukup. Bila sulit untuk minum banyak, upayakan minum sedikit-sedikit tapi sering. Praktikkan cara-cara yang disebutkan di atas. Bila benar-benar kesulitan untuk memasukkan cairan,  dan tubuh sangat lemah,nada baiknya untuk kembali memperoleh perawatan. Dokter juga akan memberikan obat anti muntah yang aman bagi kehamilan. Mohon maaf dalam forum ini kami tidak dapat memberikan resep obat, karena pemberian obat harus dilakukan secara langsung.

Jika Anda memiliki pertanyaan lain seputar kesehatan, silakan kirimkan pertanyaan Anda melalui fasilitas e-konsultasi dari KlikDokter.com

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

Salam

0 Komentar

Belum ada komentar