Sukses

Keseringan Onani dan Sifilis

25 Nov 2016, 22:44 WIB
Pria, 22 tahun.

maaf dokter kalau sudah keseringan onani dan sudah sifilis apa obatnya??

dr. Atika

Dijawab Oleh:

dr. Atika

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi KlikDokter.com, 

Pertama, kami perlu menjelaskan bahwa onani yang terlalu sering dilakukan dan sifilis tidak ada kaitannya. Terlalu sering onani tidak dapat menyebabkan sifilis. Sifilis merupakan penyakit infeksi menular seksual yang disebabkan oleh bakteri Treponema pallidum. Sifilis ditularkan melalui kontak seksual dengan lesi terinfeksi, dari ibu ke anak dalam rahim, melalui transfusi darah, dan lain lain.

 Sifilis dibagi menjadi sifilis primer, sekunder dan latent. Sifilis primer terjadi 3 minggu setelah kontak dengan penderita. Gejala yang muncul adalah luka pada kelamin disertai dengan pembengkakan kelenjar getah bening. Luka yang muncul biasanya satu luka dapat besar atau kecil. Sifilis sekunder terjadi 2 - 10 minggu setelah luka pada kelamin dan dapat melebar 3 - 4 bulan setelah infeksi. Luka pada sifilis sekunder ini menyebar ke seluruh tubuh dimana bentuk luka tersebut adalah merah-merah terkadang disertai perasaan mual, nyeri dan lemas. Bentuk sifilis ini dapat menyebar ke otak dan menyebabkan kematian. Bentuk latent dapat timbul setelah 25 tahun terinfeksi, gejala yang dapat muncul dapat berentuk sifilis jenis primer ataupun sekunder yang dapat menginfeksi otak dan menyebabkan kematian. Sekitar sepertiga dari penderita sifilis bentuk laten dapat mengalami sifilis tersier, yang berbentuk gejala peradangan pada jantung dan otak.

Pada umumnya di laboratorium terdapat 2 macam pemeriksaan untuk sifilis (pemeriksaan antibodi):

  1. Untuk skrining: VDRL (Venereal Disease Research Laboratories) dan RPR (Rapid Plasma Reagin)

  2. Untuk diagnosis: FTA-ABS (Fluorescent Treponemal Antibody Absorption test)  dan TP-PA(Treponema pallidum Particle agglutination assay)

Pengobatan sifilis adalah dengan pemberian antibotik. Dengan pemberian obat antibiotik ini maka sifilis dapat sembuh. Sebelumnya, apakah Anda memperoleh diagnosis sifilis dari dokter? Untuk mendiagnosis suatu penyakit dan pemberian terapi harus berdasarkan hasil wawancara medis, pemeriksaan fisik secara menyeluruh dan pemeriksaan penunjang (bila diperlukan). Oleh karena itu untuk lebih lengkapnya Anda dapat mengunjungi dokter spesialis kulit dan kelamin. Tidak perlu malu untuk berobat, karena penyakit sifilis harus segera diobati. Jika tidak komplikasi akibat sifilis akan mengenai organ tubuh lainnya.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat bagi Anda.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar