Sukses

Penyebab Aritmia

24 Nov 2016, 12:13 WIB
Wanita, 17 tahun.

Sejak kecil saya aritmia. Waktu kecil saya cukup sering mengalami ini, biasanya ketika gugup, olahraga atau kaget. Setelah tidur atau muntah biasanya debaran akan memelan dari normal. Pernah setelah tidur seharian pun tidak berhenti, tapi debarannya tidak sekeras biasanya. Semakin bertambah usia saya semakin jarang mengalami ini. Biasanya terjadi ketika saya tertawa berlebih, olahraga atau di keadaan biasa saat santai. Namun ketika aritmia timbul, dada bagian kiri kerap kali nyeri dan terkadang sampai ke bagian punggung. Saya sudah tidak pernah muntah lagi dan tidur tidak bisa menghilangkan aritmia, harus bangun beberapa kali kemudian hilang. Seringnya saya harus tetap pada posisi yang sama agar debarannya tidak terlalu keras, ketika berdiri kepala terasa berat dan pandangan berkunang hingga gelap, pernah jatuh tapi tidak pingsan. Mohon bantuannya Dok untuk mengatasi ini karna saya selalu merasa tidak nyaman ketika aritmia timbul. Ketika kecil saya pernah ke dokter jantung dan beliau pernah menyarankan minum air es sambil mengejan.

 

Terima kasih karena Anda telah menggunakan fasilitas e-konsultasi dari KlikDokter.com

Detak jantung tidak beraturan di dalam dunia kedokteran dikenal dengan aritmia. Aritmia adalah gangguan irama jantung yang dapat mengakibatkan jantung berdetak terlalu cepat (takikardi), terlalu lambat (bradikardi), atau tidak teratur (iregular).

Kebanyakan aritmia tidak berbahaya namun beberapa jenisnya dapat berkomplikasi lebih serius dan mengakibatkan kematian. Apabila jantung mengalami gangguan irama, kemungkinan jantung tidak dapat memompa cukup banyak darah ke jaringan tubuh. Akibatnya sel-sel tubuh termasuk diantaranya adalah otak, ginjal, dan organ lain kekurangan oksigen dan nutrisi.

Dalam dunia medis, kelainan pada jantung banyak sekali bentuk dan jenisnya. Jenis artimia, diperlukan pemeriksaan EKG untuk memastikan. Kami sarankan agar Anda memeriksakan diri ke dokter spesialis jantung dan pembuluh darah untuk evaluasi lebih lanjut. Terapi yang diberikan bergantung pada jenis artimia Anda.

Demikian informasi yang dapat kami berikan, semoga bermanfaat.

Salam,

Tim Redaksi KlikDokter

 

0 Komentar

Belum ada komentar