Sukses

Sakit Lambung

25 Nov 2016, 04:20 WIB
Pria, 19 tahun.

Dok semenjak sembuh dati sakit mendadak kemari seminggu yg lalu perut suka pada skit" di ulu hati sebelah kanan sampe ngilu di belakan sebelah kiri juga . pasti setiap bng tidur gejala itu timbul . dan kalau sore kpla sakit berdenyut dibagian belakan sampe ke leher .. Selama sakit sih ga ada keluhan mual muntah diare . tapi perut panas panasnya juga tersa di perut sebelah kanan kalau kambuh dan lambung juga perih kadang" . gejala perih lambung suka merambat ke belakang dan juga paru" jadi suka ngilu jantung juga tapi ga lama cma bbrapa detik .. Semenjak sakit itu aja sih badan jadi drop nih ngilu sana sini perut . pert bagian belakang . lambung .

Terima kasih atas pertanyaan Anda.

Sebelumnya sakit apakah Anda? Apakah Anda memiliki riwayat maag?

Sindrom dispepsia merupakan suatu kumpulan gejala saluran cerna terdiri dari perut kembung, terasa penuh sehingga mudah kenyang, perut perih di bagian atas (ulu hati), sering bersendawa, mual, muntah, dll. Dispepsia biasanya disebabkan oleh penyakit ulkus lambung atau kelebihan asam lambung. Jika asam lambung naik ke kerongkongan (refluks) maka disebut GERD (Gastro-esophageal reflux disease).

Faktor-faktor risiko yang mengakibatkan GERD termasuk kehamilan, obesitas, diet lemak tinggi, obat-obatan tertentu, stres, konsumsi tembakau atau alkohol dan sebagainya. Gejala GERD adalah perut yang mulas, rasa asam atau pahit di bagian belakang mulut atau tenggorokan, masalah menelan, mual, nyeri dada dari GERD dapat meniru serangan jantung, kembung, begah/sesak, dan banyak lainnya.

Pengobatan GERD meliputi banyak hal. Yang utama dan terpenting adalah perubahan gaya hidup:

  • Obesitas dan kelebihan berat badan meningkatkan GERD. Penurunan berat badan dapat mengurangi gejala GERD

  • Berhenti merokok

  • Hindari stres

  • Pasien yang dianjurkan untuk makan dalam porsi kecil namun lebih sering. Makanan terakhir hari harus diambil minimal 4 jam sebelum tidur. Berbaring segera setelah makan dapat memperburuk gejala GERD.

  • Hindari makanan dan minuman yang memicu asam lambung seperti alkohol, kopi, cokelat, tomat, makanan berlemak atau pedas.

  • Hindari pakaian ketat terutama di sekitar perut.

  • Meniinggikan ujung kepala saat tidur sekitar 20 cm dengan menempatkan irisan atau blok di bawah bantal akan membantu untuk mengurangi gejala GERD.

  • Hindari penggunaan obat-obat yang dapat meningkatkan risiko GERD, seperti:

    • nitrat

    • anti-kolinergik

    • antidepresan tricyclic

    • NSAID (Ibuprofen, asam mefenamat, dsb)

    • kalium garam dan bosphosphonates seperti alendronate

Terapi GERD adalah dengan obat yang dapat menetralkan asam lambung atau dengan mengurangi produksi asam, seperti Antasid, Alginates (alternatif untuk Antasid), PPIs (omeprazole, lansoprazole) dan pada kasus yang berat dapat memerlukan tindakan operasi. 

Kami sarankan Anda untuk memeriksakan kondisi Anda secara langsung ke dokter agar dapat dicari penyebabpasti dan diberikan pengobatan yang sesuai.,

Semoga bermanfaat

salam

 

    0 Komentar

    Belum ada komentar