Sukses

Cara Mengobati Keratitis

22 Nov 2016, 15:56 WIB
Wanita, 28 tahun.

Halo Dok, saya mau tanya, teman saya didiagnosa Exposure Keratitis akibat luka bakar di wajah menyebabkan kelopak mata atas dan bawah hilang, kejadian sudah 3 tahun lalu dan sekarang baru ketahuan dia mengidap penyakit mata tersebut. gejalanya matanya kering, mengeluarkan air mata yang berlebihan, banyak kotoran mata, peka terhadap cahaya. bagaimana menanganinya agar keratitis tidak semakin parah? apakah dengan pengobatan antibiotik eye drops sudah cukup? terima kasih banyak

 

Halo, terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi KlikDokter.

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan. Kami akan menjelaskan mengenai keratitis terlebih dahulu. Keratitis adalah peradangan pada kornea, yaitu jaringan di bagian depan mata yang menutupi pupil dan iris. Keratitis dapat disebabkan oleh cedera yang relatif kecil, seperti goresan kuku, atau pemakaian lensa kontak yang terlalu lama yang dapat menular. Keratitis juga dapat disertai infeksi yang disebabkan oleh bakteri, virus, jamur dan parasit. Jika tidak diobati, atau jika infeksi semakin parah, keratitis dapat mengakibatkan komplikasi serius yang secara permanen dapat merusak penglihatan.

Penyebab keratitis antara lain:

  1. Cedera. Jika goresan benda mengenai permukaan salah satu kornea mata atau menembus kornea, keratitis tanpa infeksi bisa terjadi. Tetapi, jika bakteri atau jamur dapat mengakses permukaan yang rusak tersebut, akan menyebabkan infeksi.

  2. Terkontaminasi lensa kontak. Bakteri, jamur atau parasit, khususnya parasit mikroskopis acanthamoeba kadang menghuni permukaan lensa kontak dan mencemari kornea, sehingga menghasilkan keratitis menular.

  3. Virus, seperti virus herpes dan virus yang menyebabkan klamidia dapat menyebabkan keratitis.

  4. Terkontaminasi air Bakteri dan jamur dalam air, terutama di lautan, sungai, danau dan kolam air panas, bisa masuk ke mata ketika Anda sedang berenang atau mandi dan akan mengakibatkan keratitis.

Gejala keratitis antara lain:

  1. Mata kemerahan

  2. Sakit mata

  3. Keluar air mata

  4. Kesulitan membuka kelopak mata Anda karena sakit atau iritasi

  5. Penglihatan kabur

  6. Sensitivitas terhadap cahaya (fotofobia)

  7. Perasaan terbakar atau gatal berpasir di mata Anda

  8. Pembengkakan di sekitar mata

  9. Perasaan bahwa ada sesuatu yang di mata Anda

Keterlambatan diagnosis dan pengobatan keratitis dapat mengakibatkan komplikasi serius, termasuk kebutaan. Pengobatan keratitis tidak menular bervariasi tergantung pada penyebabnya. Namun, untuk kasus tanpa komplikasi, misalnya keratitis yang disebabkan oleh goresan atau pemakaian lensa kontak terlalu lama, sebuah penutup mata yang dikenakan 24 jam dan obat mata topikal mungkin diperlukan.

Pada kasus teman Anda, dokter memberikan antibiotik kemungkinan karena ditemukan adanya indikasi infeksi bakteri. Untuk mencegah bertambah parah, Anda dapat menyarankan teman Anda menggunakan kacamata saat harus beraktivitas di luar dan hindari menyentuh mata langsung dengan tangan.

Untuk penanganan lebih lanjut secara spesifik, kami menyarankan Anda melakukan konsultasi langsung dengan dokter spesialis mata untuk penanganan lebih lanjut.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar