Sukses

Penyakit Kuning Pada Dewasa

22 Nov 2016, 10:26 WIB
Pria, 18 tahun.

Dok saya mempunyai saudara yg sekarang sedang mengalami penyakit kuning pada bagian badan ,dan juga mengalami pembengkakan hati Bagaimana cara penyembuhan yg benar agar penyakit kuning itu bisa hilang

Halo, terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami memahamai situasi yang Anda alami. Namun karena keterbatasan informasi yang Anda sampaikan sulit sekali bagi kami untuk menentukan penyebab keluhan pada saudara Anda. Sebaiknya Anda membawa saudara Anda berkonsultasi ke dokter agar dapat dilakukan pemeriksaan fisik terlebih dahulu sehingga dapat ditentutakn diagnosis dan diberikan pengobatan yang sesuai.

Sejak kapan saudara Anda mengalami keluhan sakit kuning? apakah ada keluhan lain seperti demam, mual, muntah? Apakah sering mengonsumsi alkohol? 

Banyak sekali penyebab sakit kuning, yang tersering adalah hepatitis. Sakit kuning dapat pula disebabkan oleh sirosis hati, leptospirosis, dan lain sebagainya. 

Hepatitis adalah penyakit gangguan fungsi hati yang disebabkan karena virus Hepatitis. Virus Hepatitis yang paling banyak menyerang manusia adalah virus Hepatitis A, B, dan C. Gejala pun dapat bermacam-macam tergantung jenis gangguan hati yang dialami. Gejala hepatitis pada umumnya adalah:

  • Demam

  • Perut begah

  • Mata kuning

  • BAK seperti warna air teh

  • Mual/muntah

  • badan lemas/cepat lelah

  • nyeri di daerah ulu hati

  • Perubahan pada buang air besar (BAB) atau buang air kecil (BAK)

Jenis pengobatan yang akan dilakukan tergantung kepada jenis gangguan hati yang diderita. Salah satu cara untuk melihat fungsi hati adalah dengan pemeriksaan SGOT dan SGPT. SGOT dan SGPT merupakan enzim pada hati yang akan meningkat jumlahnya di dalam tubuh jika hati mengalami kerusakan. 

Hepatitis A ditularkan melalui makanan. Seseorang akan menderita hepatitis A jika makan makanan yang tercemar oleh virus tersebut. Sementara hepatitis B dan C ditularkan melalui darah dan cairan tubuh. Penularan hepatitis B dan C dapat terjadi melalui transfusi darah, hubungan seksual, dan jarum suntik atau benda-benda yang mengandung komponen darah dan cairan tubuh penderita. Jika tidak diobati, hepatitis B dan C dapat menyebabkan sirosis (pengerasan hati) dan kanker hati di kemudian hari. Terapi yang diberikan disesuaikan dengan jenis hepatitisnya tersebut.

Jika saudara Anda memiliki gejala atau sudah didiagnosis hepatitis, kami sarankan agar berobat ke dokter penyakit dalam agar dapat dievaluasi lebih lanjut untuk mendapatkan terapi yang sesuai. 

Demikianlah informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar