Sukses

Bintik Putih, Panu?

19 Nov 2016, 08:44 WIB
Pria, 19 tahun.

Skitar 1 tahun lalu sya kena panu, ini terjadi karena sya selalu menggunakan pakaian kakak saya yang kena panu, tapi saya pakai pakaian itu kalau sudah saya cuci. Pada awalnya saya tidak tau kalo saya kena panu di bagian pinggang, karena panunya tidak terlali kentara, tapi Sekarang di bagian belakang dan perut saya sudah sangat banyak bintik putih. Saya sudah makan obat panu, sudah diolesi kalpanax, namun tidak ada perubahan dan makin lama makin banyak.. Apa yang harus sya lakukan? Obat apa yang cocok untuk saya...??

dr. Atika

Dijawab Oleh:

dr. Atika

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Tanya Dokter di KlikDokter.com.

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan. Namun, untuk mendiagnosis pasti suatu penyakit kulit, diperlukan pemeriksaan fisik secara langsung oleh dokter sebab penyebab bercak putih di wajah itu bisa terdiri dari berbagai macam penyakit.

Beberapa penyebab bercak putih yang dapat timbul pada wajah adalah :

  • Pitiriasis versikolor : atau disebut juga dengan panu. Terasa gatal terutama jika berkeringat. Apakah tampilan bercak putih agak bersisik dan tidak halus? Bila Ya, maka kemungkinan besar bercak putih tersebut adalah panu.

  • Pitiriasis alba : bercak putih dengan sisik halus, batas tidak tegas, tidak bergejala. Timbul biasanya pada orang dengan bakat alergi. Muncul jika  sering beraktivitas di bawah sinar matahari.

  • Hipopigmentasi pasca inflamasi : bercak putih yang timbul setelah lesi peradangan penyakit kulit sebelumnya.

  • Vitiligo : bercak putih dengan batas tegas, warnanya sangat putih seperti tulang, tidak terdapat keluhan gatal

  • Lepra : bercak putih dengan rasa baal

Untuk menegakkan diagnosis dan terapi yang tepat, kami sarankan agar anak Anda berkonsultasi kepada dokter secara langsung. Bila memang pernah didignosis panu, maka pengobatan panu harus dilakukan menyeluruh, tekun dan konsisten. Kebanyakan pengobatan akan menghilangkan bukti gambaran kulit bersisik dalam waktu beberapa hari, tetapi untuk menjamin pengobatan yang tuntas pengobatan ketat ini harus dilanjutkan beberapa hari setelahnya.

Perubahan warna kulit akan lebih lambat hilangnya. Daerah yang agak keputihan belum akan tampak normal sampai daerah itu menjadi coklat kembali. Sesudah terkena sinar matahari lebih lama daerah-daerah yang agak keputihan akan coklat kembali. Meskipun terapi nampak sudah cukup, bila kambuh atau kena infeksi lagi merupakan hal biasa, tetapi selalu ada respon terhadap pengobatan kembali. 

Obat-obat anti jamur yang dapat menolong misalnya salep whitfield, salep salisil sulfur (salep 2/4), tiosulfatnatrikus (25%). Obat-obat seperti selenium sulfida 2% dalam shampo, derivate imidasol seperti ketokonasol, isokonasol, toksilat dalam bentuk krim atau larutan dengan konsentrasi 1-2% sangat berkhasiat baik (atas petunjuk dokter).

Selain itu, Anda juga disarankan untuk menjaga kebersihan tubuh. Jangan gunakan pakaian yang lembab. Bila memang tidak dapat teratasi, kami sarankan Anda mengunjungi dokter untuk terapi yang adekuat.

Demikian informasi ini kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar