Sukses

Kejang Pada Anak.

17 Nov 2016, 17:43 WIB
Wanita, 2 tahun.

Selamat sore, Mohon infonya anak saya umur 2 thn 11 bulan, sudah mengalami step 2x. Apakah ini dapat mengganggu syaraf otak? apakah perlu diberikan vitamin otak? kami juga mendengar ada obat racikan china yg diberikan pada anak yg mengalami step, apakah ini aman utk anak? Terimakasih atas bantuannya Salam

Halo

Terima kasih telah mempercayakan Kami dalam membantu permasalahan kesehatan Anda.

Kami mengerti kekhawatiran yang sedang Anda rasakan. Kejang terjadi karena lepasnya muatan listrik yang berlebihan pada saat yang bersamaan dari sekelompok sel saraf di otak. Gejala yang nampak yakni adanya gerakan yang tidak beraturan, berulang-ulang dengan atau tanpa gangguan kesadaran. Gejala ini timbul tergantung pada begian otak yang terkena. Kejang demam sendiri terjadi akibat kenaikan suhu tubuh secara mendadak kerana penyakit diluar otak.

Kejang dapat mengakibatkan terjadinya:

  • Kekurangan oksigen di otak
  • kekurangan gula di otak
  • pembengkakan otak
  • panas tinggi hingga 40ºC

Panas tinggi inilah yang kemudian disebut sebagai kejang demam, yakni kejang yang terjadi akibat kenaikkan suhu tubuh secara mendadak karena penyakit diluar otak. Secara klinis kejang juga dapat mengakibatkan:

  • cacat fisik
  • cacat mental
  • gangguan perilaku
  • gangguan belajar
  • epilepsi hingga kematian

Lantas, apa yang harus dilakukan orang tua pada saat anak kejang?

  • Tetap tenang dan tidak panik
  • Kendorkan pakaian, terutama disekitar leher
  • Bila tidak sadar, posisikan anak terlentang dengan kepala miring
  • Bersihkan muntahan atau lendir di mulut atau hidung
  • Jangan memasukkan sesuatu ke dalam mulut, karena mengakibatkan keruakan rahang  
  • Ukur suhu, observasi dan catat lama serta bentuk kejang
  • Tetap bersama pasien selama kejang
  • Berikan diazepam rektal, dan jangan diberikan bila kejang telah berhenti
  • Bawa ke dokter atau rumah sakit bila kejang berlangsung 5 menit atau lebih

Untuk obat china yang Anda maksudkan, Kami tidak menyerankan mengkonsumsi obat-obatan yang belum teruji secara klinis manfaat dan efek samping yang terjadi. 

Demikian penjelasan yang dapat Kami berikan. Semoga bermanfaat.

Salam.

 

0 Komentar

Belum ada komentar