Sukses

BAB Bayi Keras Setelah Minum Susu Formula

15 Nov 2016, 13:32 WIB
Wanita, 28 tahun.

Dok anakku umur 1bl.seminggu kemaren anakku tak cobain BMT platinum,tp kok pup ny keras ya?dah gitu pas keluarin dia nangis kejer..gak tega liatnya..hari sabtu minggu kemaren aku berhentiin BMT nya,pup nya dah biasa..sebentar lagi cutiku habis..bingung jadinya..

Halo, terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi KlikDokter.com

Kami memahami kekhawatiran Anda. Pada bayi muda, pemberian makanan dan minuman lain selain ASI memang dapat mengakibatkan berbagai gangguan pencernaan, termasuk buang air besar yang keras. Hal ini disebabkan pada bayi muda ususnya belum bisa bekerja secara sempurna, jadi proses pencernaannya juga dapat terganggu. Apakah ada kondisi tertentu yang mengharuskan bayi Anda diberikan asupan lain selain ASI? Pada dasarnya, ASI adalah makanan terbaik untuk bayi, terutama pada usia 0-6 bulan. Jika memang tidak ada kontraindikasi pemberian ASI, seperti infeksi pada payudara atau HIV/AIDS, sebaiknya tetap berikan ASI untuk bayi Anda. Menurut panduan Badan Kesehatan Dunia, ASI sebaiknya diberikan selama 6 bulan pertama tanpa makanan tambahan apapun (ASI eksklusif) karena nutrisi yang dikandungnya sudah mencukupi untuk 6 bulan pertama kehidupan. Penelitian-penelitian terbaru menemukan berbagai manfaat ASI yang tidak terkira sehingga diperolehlah rekomendasi ASI eksklusif selama 6 bulan.

Air susu ibu (ASI) adalah sebuah cairan tanpa tanding ciptaan Yang Maha Kuasa untuk memenuhi kebutuhan gizi bayi dan melindunginya dalam melawan kemungkinan serangan penyakit. Keseimbangan zat-zat gizi dalam air susu ibu berada pada tingkat terbaik dan mudah dicerna oleh bayi baru lahir.

ASI kaya akan sari makanan, paling higienis, dengan temperatur yang tepat dan kadar gizi yang paling dibutuhkan oleh bayi. Daftar manfaat ASI bagi bayi selalu bertambah setiap harinya. Salah satu hal yang menyebabkan ASI sangat dibutuhkan bagi perkembangan bayi yang baru lahir adalah kandungan minyak omega-3 asam linoleat alfa untuk perkembangan otak dan saraf.

Jumlah ASI yang normal diproduksi pada akhir minggu pertama setelah melahirkan adalah 550 ml per hari. Dalam 2-3 minggu, produksi ASI meningkat sampai 800 ml per hari. Jumlah produksi ASI dapat mencapai 1,5-2 L per harinya. Jumlah produksi ASI tergantung dari berapa banyak bayi menyusu. Semakin sering bayi menyusu, semakin banyak hormon prolaktin dilepaskan, dan semakin banyak produksi ASI. Sebaliknya, produksi ASI akan berkurang secara bertahap jika frekuensi juga berkurang, misalnya saat bayi mulai diberikan asupan lain selain ASI.

Jika memang ASI semakin berkurang coba frekuensi memompa nya ditingkatkan setiap 2-3 jam sekali, Anda dapat memerah ASI saat nantinya sudah mulai beraktivitas di kantor dan membawa pulang ASI untuk dijadikan stock kembali. Karena pada dasarnya jika produksi ASI masih ada maka kemungkinan ASI untuk keluar banyak pun masih ada. Berikut artikel yang terkait dengan penyimpanan ASI perah :

Kiat Memberikan ASI Untuk Ibu Bekerja

Tata Cara Menyimpan ASI yang Benar

Perlu diketahui bahwa prinsip dari ASI adalah supply and demand, semakin banyak Anda menyusui (memerah) ASI maka produksi ASI pun akan semakin bertambah. Tetap semangat untuk memberikan yang terbaik untuk anak Anda.

Salam kami untuk keluarga Anda. 

Demikian informasi ini kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar