Sukses

Perkembangan Anak Umur 9 Bulan

12 Nov 2016, 22:13 WIB
Wanita, 28 tahun.

Dok mau tanya anak saya sudah umur 9 bulan tetapi blm bisa duduk sendiri. Dan berat badan nya hanya 5,7 kg. Kmrn sudah periksa darah tetapi kata dokternya smua bagus. Klo boleh tau hasil CRP pemeriksaan lab itu buat apa y dok. Dan apa masi wajar pertumbuhan anak saya?

 

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan. Anak pada umumnya memang diharapkan sudah dapat merangkak ketika menginjak usia 6-9 bulan.

Saat ini anak Anda memang belum bisa merangkak, namun Anda tidak perlu merasa khawatir karena setiap anak dapat memiliki variasi dalam pencapaian perkembangannya.

Untuk perkembangan yang optimal, diperlukan peran Anda dan setiap orang yang berada di sekitar buah hati untuk merangsang perkembangannya dengan memberikan stimulasi secara periodik dan teratur.

Yang harus diingat adalah agar stimulasi tersebut dilakukan secara rutin dan bertahap hingga anak dapat mencapai perkembangannya dengan baik.

Pada usia 9 bulan, anak Anda seharusnya sudah  dapat melakukan berbagai hal berikut: 

  • Duduk (sikap tripod) sendiri
  • Belajar berdiri, kedua kakinya menyangga sebagian berat badan
  • Merangkak meraih mainan atau mendekati seseorang
  • Memindahkan benda dari satu tangan ke tangan lainnya
  • Memungut 2 benda, masing-masing tangan memegang 1 benda bersamaan.
  • Memungut benda sebesar kacang dengan cara meraup
  • Bersuara tanpa arti, mamama, bababa, dadada, tatata
  • Mencari mainan / benda yang dijatuhkan
  • Bermain tepuk tangan / cilukba
  • Bergembira dengan melempar benda
  • Makan kue sendiri.

Anda mengatakan bahwa saat ini anak anda belum bisa merangkak. Perhatikan aspek perkembangan lain, apakah ia sudah dapat melakukan beberapa hal dalam daftar di atas.

Anda dapat mengejar perkembangan gerak kasar anak anda dengan melakukan berbagai metoda stimulasi perkembangan anak. Stimulasi gerak kasar yang diberikan pada usia 9 bulan adalah:

1. Merangkak

Letakkan sebuah mainan di luar jangkauan bayi, usahakan agar ia mau merangkak ke arah mainan dengan menggunakan kedua tangan dan lututnya.

2. Menarik ke posisi berdiri

Dudukkan bayi di tempat tidur, kemudian tarik bayi ke posisi berdiri. Selanjutnya, lakukan hal tersebut di atas meja, kursi atau tempat lainnya.

3. Berjalan berpegangan

Ketika bayi telah mampu berdiri, letakkan mainan yang disukainya di depan bayi dan jangan terlalu jauh. Buat agar bayi mau berjalan berpegangan pads ranjangnya atau perabot rumah tangga untuk mencapai mainan tersebut.

4. Berjalan dengan bantuan

Pegang kedua tangan bayi dan bust agar ia mau melangkah.

Mulailah menerapkan berbagai stimulasi di atas untuk merangsang  gerak kasar anak anda. Dalam prosesnya anda dapat dibantu oleh kedua orang tua, pengasuh dan semua orang lain yang sering berinteraksi dengan anak Anda.

Kami sertakan artikel: Jadwal Makan Bayi. Anda juga dapat mengunjungi Rubrik Tumbuh Kembang Anak yang kami miliki untuk panduan informasi lengkap Anda.

Demikian, semoga informasi ini bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar