Sukses

Timbul Benjolan di Pangkal Penis Sebelah Kanan Bila Kelelahan

11 Nov 2016, 19:23 WIB
Pria, 23 tahun.

Dok mau tanya nih, mengapa setiap saya habis perjalanan atau capek muncul seperti benjolan air besarnya mirip zakar di pangkal penis sebelah kanan ya?

Terima kasih telah menggunakan layanan e-Konsultasi Tanya Dokter KlikDokter.com

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan. benjolan pada pangkal penis atau selangkangan dapat disebabkan oleh berbagai hal, mulai dari pembesaran kelenjar getah bening, infeksi kulit, lipoma, tumor atau hernia. Untuk memastikan diagnosis diperlukan pemeriksaan langsung oleh dokter.

Sudah berapa lamakah keluhan ini ada? Dimanakah persisnya posisi benjolan? Apakah ada keluhan lain? Sulit untuk menentukan jenis atau penyebab benjolan atau jinak atau ganas nya benjolan tersebut tanpa melakukan pemeriksaan fisik langsung. Penanganan juga dilakukan atas dasar pemeriksaan fisik yang telah dilakukan. 

Untuk itu kami menyarankan agar Anda dapat memeriksakan diri langsung ke dokter untuk penanganan lebih lanjut.

Hernia, atau sering kita kenal dengan istilah “turun bero”, merupakan penonjolan isi suatu rongga melalui defek atau bagian lemah dari dinding rongga bersangkutan. Hernia inguinalis dibagi menjadi 2, yaitu hernia inguinalis medialis dan hernia inguinalis lateralis. Jika kantong hernia inguinalis lateralis mencapai skrotum (buah zakar pada pria), hernia disebut hernia skrotalis. 

Hernia terdiri atas jaringan lunak, kantong, dan isi hernia. Jaringan lunak yang dimaksud disini adalah usus. Jadi melalui suatu lubang di lipat paha, usus turun dari daerah perut menuju ke bawah.

Penyebab hernia inguinalis hingga saat ini masih belum dapat dimengerti dengan sempurna. Namun yang menjadi prinsip terjadinya hernia inguinalis adalah akibat peninggian tekanan di dalam rongga perut dan kelemahan otot dinding perut (umumnya karena usia). Oleh karena itu, terdapat beberapa keadaan yang diyakini dapat menyebabkan terjadinya hernia, yaitu:

- Mengangkat beban yang terlalu berat

- Batuk kronis / lama (misal pada tuberkulosis paru)

- Kegemukan

- Mengedan (misal buang air besar keras, sulit buang air kecil karena   pembesaran prostat, dsb)

- Kehamilan

- Asites (penumpukan cairan abnormal di dalam rongga perut)

- Aktifitas fisik yang berlebihan.

Perlu diketahui bahwa hernia tidak bisa sembuh spontan dan hanya bisa terselesaikan dengan 2 cara, konservatif dan operatif. Pengobatan konservatif terbatas pada tindakan pengembalian posisi (dengan cara mendorong masuk tonjolan yang ada secara manual) dan pemakaian penyangga atau penunjang untuk mempertahankan isi hernia yang telah direposisi (dikembalikan posisinya). 

Operasi merupakan penatalaksanaan yang lebih tepat untuk hernia, untuk mengembalikan jaringan ke lokasi normalnya, serta mencegah adanya komplikasi pada organ di sekitar jaringan hernia tersebut. Namun indikasi operasi tetap memerlukan pemeriksaan dan diagnosis dari dokter bedah. 

Untuk memastikan penyebab keluhan Anda kami sarankan agar memeriksakan kondisi Anda secara langsung ke dokter agar dapat dilakukan pemeriksaan fisik dan penunjang sehingga penanganan lebih optimal

 

 

Demikian penjelasan yang dapat kami berikan. Semoga membantu.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar