Sukses

Operasi Untuk Keluhan Mendengkur

12 Nov 2016, 14:00 WIB
Wanita, 22 tahun.

Maaf sebelumnya dok, saya mau tanya , saya selalu mendengkur saat tidur sudah sekitar 5 tahun terakhir, kira-kira 2 tahun yang lalu saya penasaran dengan keadaan saya yg selalu mendengkur saat tidur dan yang lebih parahnya saya sering tersedak sampai terbangun, lalu saya pergi ke poliklinik THT di salah satu RS besar di bandung, saya dimasukan alat seperti kamera melalui hidung agar terlihat keadaan saluran pernafasan saya, pasti dokter lebih tau namanya apa, singkat cerita dokter yg menangani saya bilang kalau saya mengalami pembengkakan adenoid 50% dari ukuran biasanya, dan dia menyarankan untuk membeli obat yg berbentuk spray yg dimasukan melalui hidung, dan dia juga menyuruh saya untuk datang kembali melihat keadaannya setelah habis obatnya tapi saya tidak datang kembali. Dan sampai saat ini saya masih mendengkur dan suka tersedak saat tidur, menurut dokter bagaimana keadaan saya? Penanganan apa yang harus dilakukan? Harus oprasi kah atau seperti apa? Mohon dijelaskan dok saya belum begitu mengerti , makasih sebelumnya

dr. Atika

Dijawab Oleh:

dr. Atika

Halo, terima kasih telah mengunakan layanan e-Konsultasi Klikdokter.com

Kami memahami kekhawatiran Anda. Mendengkur dapat disebabkan oleh berbagai hal, namun yang paling mendasar adalah adanya getaran  dari jaringan dan otot saluran pernapasan akibat tersumbatnya jalan napas selama tidur. Pada mereka dengan berat badan berlebih juga dapat terjadi sumbatan jalan napas yang dapat menjadi penyebab mendengkur dan juga dapat menyebabkan sumbatan jalan napas saat tidur atau dikenal dengan OSA (Obstructive Sleep Apnea). Adapun penyebab sumbatan jalan napas tersebut adalah:

  • Lemahnya otot di saluran pernapasan yang menyebabkan saluran pernapasan menutup ketika tidur (karena merokok)

  • Gangguan posisi rahang yang dapat disebabkan oleh otot yang tegang

  • Obesitas yang menyebabkan deposit lemak di sekitar saluran napas dan leher yang pendek

  • Sumbatan mekanik di saluran napas, seperti amandel, kelenjar adenoid

Dalam kasus Anda, yang terjadi berdasarkan diagnosis dokter spesialis THT adalah sudah terjadi pembesaran kelenjar adenoid yang menimbulkan menyempitnya jalan napas. Di luar obat yang diberikan oleh dokter Anda, langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk mengurangi mendengkur terbagi atas non-bedah dan bedah.

A. Non-bedah

1. Perubahan tingkah laku/gaya hidup: 

  • Latihan olahraga untuk memperkuat otot-otot dan mengurangi berat badan. Apabila berat badan Anda naik lalu Anda menjadi mendengkur, maka solusi termudah adalah dengan mengurangi berat badan sekitar 2-5 kg

  • Hindari alkohol, makan berlebihan, atau snack 4 jam sebelum tidur. Alkohol dapat meningkatkan relaksasi dari otot palatum (langit-langit mulut), lidah, leher, dan faring. Semakin otot ini berelaksasi maka jalan napas akan semakin kolaps atau mengecil dan getaran dari jaringan akan semakin hebat.

  • Hindari obat penenang, obat tidur maupun anti histamin sebelum tidur (sama dengan alkohol)

  • Hentikan merokok

  • Tidur dengan posisi miring

  • Meninggikan bagian kepala dari tempat tidur sekitar 10 cm

2. Menggunakan berbagai alat bantu yang ada: 

  • dental devices,

  • nasal devices,

  • Continuous Positive Airway Pressure (CPAP) hidung

B. Bedah

Tindakan operasi adalah pilihan terakhir yang dapat dilakukan untuk mengurangi penderita mengorok saat tidur, terutama apabila gangguan yang ada dilatarbelakangi oleh keunikan anatomi. 

Dalam kasus Anda, gangguan ini cukup mengganggu dan menimbulkan tersedak. Oleh karenanya, bila tidak ada perbaikan, maka perlu dipertimbangkan operasi untuk memperlebar jalan napas. Sebaiknya anda berkonsultasi kembali dengan dokter THT anda untuk mendiskusikan mengenai pilihan oeprasi.

Demikian jawaban yang dapat kami berikan, semoga bermanfaat bagi Anda.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar