Sukses

Bisakah TB Paru Tapi Tidak Batuk Berdahak

12 Nov 2016, 17:16 WIB
Pria, 24 tahun.

Maaf dok saya searching diinternet gejala penyakit tb paru itu berdahak.. saya termasuk kena tb paru dari hasil ronsen dan tes dahak..hasil tes dahak pertama negatif sementara yg kedua dan ketiga poaitif.. tapi batuk saya ini tidak mengeluarkan dahak dok walau sudah dikasih obat pengencer dahak? Apakah ada tb baru dgn batuk yg tidak berrdahak? Terimakasih

dr. Atika

Dijawab Oleh:

dr. Atika

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami memahami kekhawatiran Anda. Gejala tuberkulosis paru memang terdiri dari beberapa tanda khas, misalnya batuk lebih dari 2 minggu, keringat malam, penurunan berat badan, demam tidak terlalu tinggi, dll. Dapat terjadi pula batuk dengan dahak berdarah. Nah, gejala tersebut tidaklah pasti akan ditemukan pada seluruh penderita TB paru. Bisa saja, terdapat gejala yang tidak umum pada TB paru yang diderita, misalnya seperti pada Anda yaitu batuk tidak berdahak. Namun, adakah gejala-gejala lain TB paru pada Anda? Bila ada, terlebih lagi pemeriksaan dahak dan rontgen positif ke arah TB paru, maka kemungkinan terjadinya TB paru sangat tinggi. Pemeriksaan lain yang juga bisa dilakukan untuk memastikan telah masuknya kuman TB ke tubuh adalah dengan tes mantoux (tes uji kulit, dapat dilakukan di puskesmas). Berikut akan kami jelaskan seputar pengobatan TB paru.

Penyakit TB (Tuberkulosis) Paru dapat disembuhkan, namun hal ini bergantung pada kepatuhan penderita terhadap pengobatan yang memang berlangsung dalam jangka waktu yang lama.

Pengobatan TB memang membutuhkan kedisiplinan dan waktu yang panjang. Hingga kini, belum ada obat TB terbaru yang dapat menyembuhkan TB dalam waktu yang singkat. Seseorang dengan TB harus menuntaskan pengobatan yang lama tersebut hingga benar-benar dinyatakan terbebas dari penyakit TB. Lama  pengobatan TB pada penderita dapat berkisar 6- 9 bulan, tergantung dari jenis TB dan respon penderita terhadap pengobatan. Sejauh ini, jenis obat TB yang efektif memang kombinasi dari penggunaan empat obat-Rifampisin, INH, Pirazinamid, dan Etambutol. Pengobatan dapat ditambah dengan suntikan Streptomisin pada mereka yang tergolong dalam Penderita TB kategori 2 ( pasien kambuh, gagal ataupun dengan riwayat pengobatan terputus).

Penyakit ini dapat kambuh jika imunitas (daya tahan) tubuh seseorang menurun dan juga orang tersebut menjalankan pola hidup yang tidak sehat. Saat ini yang perlu Anda lakukan adalah memastikan bahwa pengobatan Anda berjalan dengan baik, lengkap dan selesai. Pastikan Anda juga mengonsumsi makanan yang sehat dan bergizi cukup untuk menunjang sistem pertahanan tubuhnya (imunitas). Jangan lupa kontrol hasil pengobatan ke dokter.

Berikut kami sertakan artikel:Tuberkulosis Paru untuk informasi lengkap Anda.

Demikian informasi kami sampaikan, semoga bermanfaat. 

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar