Sukses

Penyebab Nyeri di Telapak Kaki

11 Nov 2016, 07:47 WIB
Pria, 18 tahun.

kenapa pd bagian area "gonad" telapak kaki, terasa sakit ? terkadang bergantian (kaki kir kaki kanan). (ibu saya, umur:57th)

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.com 

Salam kami untuk ibu Anda tercinta.

Kami mengerti kekhawatiran yang Anda rasakan. Pada telapak kaki terdapat jaringan penyokong yang menghubungkan antara tumit hingga jari-jari kaki. Penyokong ini berperan dalam menyokong lengkung telapak kaki sehingga bila kaki kita menapak, jaringan tersebut akan meregang. 

Banyak berjalan, berlari, berdiri, menggunakan sepatu dengan alas tinggi, berat badan berlebih, peregangan mendadak pada tumit dapat menjadi penyebab timbulnya masalah ini. Penyakit ini banyak timbul pada perempuan terutama usia 40 tahun ke atas.

Bila terjadi penyakit ini penanganan yang dapat diberikan adalah:

  • Penghilang nyeri dan anti peradangan.

  • Penderita juga dianjurkan untuk menggunakan sepatu dengan sol yang tebal dan lunak.

  • Juga tidak dianjurkan untuk menggunakan sepatu dengan hak tinggi.

  • Sebaiknya mengurangi aktivitas berjalan dan berlari selama fase pengobatan.

  • Dalam beberapa saat proses peradangan akan hilang dan masalah akan sembuh secara perlahan.

Untuk mencegah terjadinya Plantar Fasciitis, diperlukan untuk mengubah gaya hidup, antara lain:

  • Istirahatkan kaki sebisa mungkin sesampai di rumah begitu selesai bekerja.

  • Saat bekerja gunakan sepatu dengan bantalan tebal lunak namun tidak tinggi.

  • Berikan bantalan tambahan pada tumit dengan ketebalan 1cm.

  • Gunakan sepatu olahraga saat berolah raga daripada menggunakan sandal.

  • Lakukan gerakan latihan teratur untuk meregangkan otot dan jaringan penyokong telapak kaki.

  • Gunakan obat oles untuk penghilang nyeri selain menggunakan obat minum.

Jika keluhan tidak berkurang dengan beberapa penanganan di atas, kami sarankan Ibu Anda untuk melakukan konsultasi secara langsung lebih lanjut dengan dokter spesialis penyakit dalam agar dapat dilakukan pemeriksaan fisik menyeluruh.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

Salam sehat,

0 Komentar

Belum ada komentar