Sukses

Sunat Untuk Perempuan dari Sudut Pandang Medis

08 Nov 2016, 11:05 WIB
Pria, 30 tahun.

Bagaimana khitan bagi perempuan menurut kesehatan? Bila dikhitan, dimanakah masyarakat bisa mengkhitankan putrinya?

Halo, terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi dari Klikdokter.

Bila ditinjau dari sisi medis, sunat pada perempuan tidak memberikan manfaat tertentu bagi kesehatan. Selama ini sunat pada perempuan dilakukan hanya untuk meneruskan tradisi dan kepercayaan orang-orang terdahulu. Beberapa penelitian justru mengemukakan beberapa efek yang buruk bagi kesehatan, terutama bila dilakukan bukan di tangan tenaga kesehatan profesional. Efek yang ditimbulkan diantaranya perdarahan, tetanus, sepsis, retensi urin, shock, dan lain sebagainya. Konsekuensi yang langsung dapat ditemukan berhubungan dengan nyeri yang hebat, perdarahan hebat, kesulitan dalam BAK, infeksi, dan konsekuensi psikologis. Disamping itu, sunat pada perempuan juga  memberikan komplikasi jangka panjang setelah mereka menjadi dewasa seperti terbentuknya jaringan parut pada alat kelamin wanita, abses, kista, infeksi berulang, infertilitas dan lain sebagainya. Berdasarkan pertimbangan-pertimbangan tersebut, dimana kerugian dari sunat wanita lebih banyak dibandingkan keuntungannya, maka sebaiknya tradisi melakukan sunat pada perempuan tersebut dihindari.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh WHO, melibatkan 28.000 perempuan, perempuan yang mengalami sunat memiliki peningkatan risiko partus atau melahirkan yang tidak spontan. Terdapat peningkatan insiden kelahiran per abdominam (sectio cesaria) dan perdarahan pasca kelahiran. Risiko ini meningkat seiring dengan tingkat beratnya sunat pada perempuan. Saat ini petugas medis tidak lagi diperbolehkan melakukan sunat pada anak perempuan.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar