Sukses

Kaki Bengkak Saat Hamil 26 Minggu

07 Nov 2016, 10:56 WIB
Wanita, 29 tahun.

Selamat pagi.. sy mau menanyakan.. saat ini usia kehamilan sy 26 minggu. Namun kaki sudah mulai bengkak. apakah hal itu wajar. Dr awal kehamilan krg lebih sy sudah naik 10kg. Dan apakah sudah aman apabila ingin olah raga ringan seperti jalan kaki tanpa alas kaki. Informasinya olah taga tersebut dapat membantu meringankan kaki bengkak.

Halo, terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi KlikDokter.com

Pada perempuan yang hamil, kaki bengkak memang sering menjadi muncul pada akhir trimester kedua atau awal trimester tiga. Sekitar 75% perempuan hamil mengalami keluhan ini, dari derajat ringan hingga berat. Keluhan kaki bengkak biasanya terjadi di sekitar pergelangan kaki dan telapak kaki. Bengkak dapat memburuk saat cuaca panas atau ketika mencapai penghujung hari, khususnya bila Anda sepanjang hari banyak berdiri atau duduk.   Penyebab kaki bengkak saat hamil pada umumnya karena peningkatan cairan tubuh, baik peningkatan volume darah maupun cairan antar sel. Pembengkakan derajat ringan yang hanya terjadi di kaki dan membaik dengan istirahat, tidak perlu Anda khawatirkan. Gejala ini masih dapat dianggap normal.  

Meskipun bagian paling bawah dari tubuh adalah bagian yang paling sering terkena pembengkakan akibat retensi air ini, akan tetapi tidak tertutup kemungkinan terjadi pembengkakan di daerah tangan bahkan muka. Pada kasus-kasus dengan derajat pembengkakan yang berat seperti ini, berkonsultasilah dengan dokter Anda untuk menyingkirkan kemungkinan penyebab selain retensi cairan, misalnya peningkatan kadar protein darah. Apabila pembengkakan yang Anda alami tiap hari makin memburuk dan tidak membaik setelah melakukan tips-tips di bawah ini, segeralah temui dokter Anda untuk menyingkirkan dugaan preeklampsia atau hipertensi dalam kehamilan.   Tips-tips untuk mengatasi kaki bengkak adalah sebagai berikut:

  1. Hindari berdiri dan duduk dalam waktu lama secara terus menerus. Berilah jeda waktu atau fase istirahahat, misalkan dengan berdiri atau berjalan-jalan sambil melakukan peregangan kaki dan telapak kaki.

  2. Naikkan posisi kaki Anda ke atas dengan posisi lebih tinggi dari jantung Anda.

  3. Hindari penggunaan stoking/kaos kaki/legging yang terlalu ketat. Hal ini dapat mengganggu sirkulasi darah Anda.

  4. Jika Anda tidur, posisi tubuh sebaiknya miring ke kiri (jangan terlentang). Hal ini bertujuan agar rahim tidak menekan vena cava inferior (pembuluh darah balik ke jantung) sehingga aliran darah menuju jantung maksimal, dan darah yang dipompa oleh jantung ke seluruh tubuh dan ke janin juga maksimal. 

  5. Belilah ukuran sepatu yang sesuai dengan kaki “baru” Anda. Meskipun kaki Anda bengkak sementara, bukan berarti Anda harus memakai sandal atau justru menyiksa kaki Anda selama sisa kehamilan Anda dan mengganggu sirkulasi darah ke kaki.

Berat badan saat hamil pasti akan meningkat karena terdapat janin yang terus berkembang di dalam rahim Anda. Pada trimester pertama, kenaikan berat badan akan berkisar 1 - 2,5 kg. Pada trimester kedua dan selanjutnya kenaikan berat badan akan berkisar 0,5 kg/minggu. Bila peningkatan berat badan terlalu drastis, sebaiknya Anda mengontrol pola makan. Ibu hamil memang tidak dianjurkan untuk melakukan diet, namun Anda bisa membatasi asupan karbohidrat dan gula. Sebaliknya, perbanyak asupan makanan bergizi seperti protein, sayur dan buah buahan. Untuk berolahraga, ibu hamil memang dianjurkan melakukan olahraga ringan seperti jalan santai atau berenang. Jadi silahkan Anda lakukan dengan teratur.

Jangan lupa untuk rutin melakukan pemeriksaan antenatal minimal 4x selama kehamilan di Puskesmas atau Rumah Sakit terdekat untuk melihat perkembangan dan kondisi kehamilan Anda.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga informasi ini bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar