Sukses

Apa Saja Berbagai Manfaat Sirkumsisi

06 Nov 2016, 21:36 WIB
Pria, 34 tahun.

semisal uda tidak lecet kembali dan semisal saya tidak melakukan sunat/khitan apakah akan berbahaya di kemudian hari?

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Hasil penelitian yang disponsori oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO) dan Sekretariat Badan Dunia untuk Penanggulangan AIDS (UNAIDS) menujukkan sunat pada pria mampu mengurangi risiko infeksi HIV melalui hubungan heteroseksual sebesar 60 persen.

Kulit luar ujung atau kepala penis memegang peranan penting dalam jalan masuknya virus HIV. Karena di sana terdapat sel-sel yang sangat peka terhadap virus HIV. Kulitnya yang tipis membuat bagian ini mudah luka saat berhubungan seksual daripada kulit di belakangnya sehingga virus dapat menyebar melaluinya. Kulit ujung penis yang tidak disunat tersebut juga berisiko meningkatkan penularan penyakit seksual lain. Karena itu, WHO menganjurkan dilakukannya sunat pada pria.

Namun, perlu diperhatikan bahwa, tindakan sunat hanya menurunkan risiko tertularnya virus HIV atau penyakit menular seksual lain. Tidak berganti-ganti pasangan seksual serta penggunaan kondom tetap dianjurkan.

Sebetulnya terdapat tiga macam metode sunat, yang pertama adalah sistem cincin dimana ujung kulit penis dijepit dengan sebuah alat sehingga jaringan ujung kulit tersebut mati karena tidak mendapatkan suplai darah, dan akhirnya lepas sendiri. Sedangkan cara kedua adalah dengan menggunakan metode kauter dan laser, yaitu sunat dengan menggunakan energi panas. Keuntungan dari metode ini adalah lama prosedur yang cepat dan bersih, dalam arti, tidak keluar darah dalam jumlah banyak. Namun, proses penyembuhan jaringan nantinya akan lebih lama, karena sebetulnya darah diperlukan dalam proses penyembuhan tersebut.

Metode terakhir adalah metode konvensional yang menggunakan gunting serta jahitan. Kebersihan atau kesterilan dari cara ini tergantung dokter yang melakukan. Semua dokter dapat melakukan metode ini dan dapat dilakukan dengan fasilitas terbatas. Sedangkan metode laser hanya dapat dilakukan di pusat pelayanan kesehatan besar seperti Rumah Sakit dan dilakukan oleh dokter yang telah memiliki kompetensi dalam tindakan tersebut. Karena dilakukan pembiusan lokal, metode sunat manapun tidak terasa sakit sewaktu dikerjakan.

Proses sirkumsisi (pengkhitanan) merupakan termasuk tindakan operasional klinis yang sudah dapat dilangsungkan di klinik umum berskala kecil yang menyediakan fasilitas pendukung tatalaksana prosedur operasi tersebut. Atau, Anda dapat mencari informasi lebih lanjut seputar institusi kesehatan yang menyediakan jasa pelayanan khitan tanpa batasan segmen usia dengan menggunakan fitur Pencarian Rumah Sakit / Klinik dengan menelusuri eksistensi kategori jasa Bedah Umum yang ditawarkan rumah sakit / klinik terkait tersebut.

Demikian penjelasan yang dapat kami berikan. Semoga membantu.

0 Komentar

Belum ada komentar