Sukses

Wajah Tiba-tiba Muncul Banyak Jerawat

05 Nov 2016, 13:37 WIB
Wanita, 21 tahun.

dok mau tanya. saya tiba2 jerawatan. biasaya gak pernah sebanyak ini. dan akhir2ini saya pakek sabun muka temen saya. apa itu juga bisa jadi penyebabnha dok

Terima kasih telah menggunakan layanan e-Konsultasi Tanya Dokter KlikDokter.com

Penyebab pasti jerawat memang belum diketahui, namun ada berbagai faktor yang diketahui berkaitan dengan penyakit ini: 

  • Stress

  • Faktor hormonal. Salah satu faktor penting yang menyebabkan timbulnya komedo dan jerawat adalah meningkatnya produksi hormon testosteron, yang dimiliki oleh tubuh pria maupun wanita. Hormon testosteron yang terdapat dalam tubuh pria maupun wanita memicu timbulnya jerawat dengan merangsang kelenjar minyak (sebaceous gland) untuk memproduksi minyak kulit (sebum) secara berlebihan.

  • Kelenjar minyak yang terlalu aktif

  • Keturunan dari orangtua

  • Bakteri di pori-pori kulit

Pengobatan jerawat juga perlu memperhatikan faktor-faktor di atas. Penggunaan kosmetik/ produk kecantikan dapat mempengaruhi faktor di atas, misalnya memicu sumbatan pada pori-pori kulit, produksi sebum berlebihan, maupun memicu iritasi yang berkembang menjadi infeksi bakteri dan jerawat. Jerawat dapat timbul kembali jika faktor-faktor di atas tidak dapat dikontrol dengan baik. Selain pengobatannya memang membutuhkan kesabaran, juga memerlukan pengendalian dari pola makan, kebiasaan membersihkan wajah, pengendalian stress dan sebagainya. Untuk kasus Anda, hentikan dahulu penggunaan kosmetik untuk mengurangi iritasi dan memberikan waktu bagi kulit untuk beregenerasi.

Untuk mengetahui apakah jerawat yang Anda alami terkait dengan alergi atau penggunaan sabun pencuci muka, maka perlu diketahui riwayat medis dan pemeriksaan fisik langsung terhadap kulit. 

Alergi akibat pemakaian sabun pencuci muka dapat dikelompokkan dalam kelainan kulit yang disebut dermatitis kontak. Dermatitis kontak adalah inflamasi / peradangan pada kulit terjadi karena kulit telah terpapar oleh bahan yang mengiritasi kulit atau menyebabkan reaksi alergi. Dermatitis kontak akan menyebabkan ruam yang besar, gatal dan rasa terbakar dan hal ini akan bertahan sampai berminggu-minggu. Gejala dermatitis kontak akan menghilang bila kulit sudah tidak terpapar oleh bahan yang mengiritasi kulit tersebut (misalnya kosmetik yang Anda gunakan).

Sementara iritasi kulit umumnya berupa ruam kemerahan dan rasa perih pada kulit dapat timbul akibat

  • Paparan sinar matahari

  • Bahan pakaian yang menyebabkan iritasi

  • Bahan kimia (misalnya parfum yang terkandung dalam kosmetik) yang menyebabkan iritasi

  • Scrub

Pemilihan produk kecantikan/kosmetik memang harus disesuaikan dengan jenis wajah, agar pemakaian kosmetik tersebut tidak memberikan efek yang buruk bagi kulit wajah. Dalam memilih kosmetik harus mempertimbangkan keamanan kosmetik tersebut. Bila kulit anda sering berkeringat/ berminyak, maka pilihnya jenis kosmetik yang berlogo 'oil-free'. Jenis kulit yang berminyak adalah jenis kulit yang memiliki tendensi untuk mengalami penyumbatan pori-pori, oleh sebab itu kami sarankan Anda memilih produk yang “non-komedogenik” dan “tidak menyebabkan jerawat”. Produk-produk ini biasanya tidak mengandung alkohol berlebihan atau tidak mengandung basa sabun berlebihan. Produk-produk kosmetik, tabir surya dan pelembab yang mengandung isopropyl palmitate, isopropyl myristate, butyl stearate, isopropyl isostearate, decyl oleate, isostearyl neopentanoate, isocetyl stearate, myristle myristate, cocoa butter, dan acetylated lanolin, cenderung menutup pori-pori dan dapat memicu terjadinya jerawat. Produk-produk yang mengandung minyak juga dapat menyebabkan jerawat.

Selain itu, pastikan pH sabun yang Anda gunakan untuk membersihkan wajah sesuai dengan pH kulit (5-6,5), karena bila pH sabun terlalu basa (seperti sabun mandi biasa), maka kulit cenderung akan kering dan memicu produksi minyak yang lebih banyak.

Kami tetap menyarankan Anda memeriksakan diri langsung ke dokter spesialis kulit dan kelamin. Dokter akan melakukan pemeriksaan langsung untuk menentukan tatalaksana yang sesuai dengan kondisi Anda. 

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar