Sukses

Mual Muntah Berlebihan Saat Hamil

03 Nov 2016, 19:15 WIB
Wanita, 24 tahun.

halo dokter, aku tyaa usia 24th aku baru menikah bulan september ini 2016. lalu aku telat haid prtengahan bulan oktober sekitar tgl 12 disertai muntah mual yg sangat parah. pas aku cek dgn testpack trnyata positif - aku ke bidan terdekat untuk di kasih vitamin . dan di saran kan untuk meminum prenagen emesis mual muntah. selama saya mual ini trs menerus saya tidak nafsu makan nasi mau nya makan buah rujak . kalo saya tidak makan perut saya berasa perih. saya sudah minum prenagen emesis ini hingga skrg. tapi detik ini setiap habis minum susu, susu yg saya minum selalu saya keluarkan lagi ( saya muntahkan lagi) karena terlalu enek. awalnya tidak seperti ini tapi belakangan ini sperti ini lalu saya juga tidak lancar BAB nya .saya minum rasa vanilla delight . mohon masukan nya . saya tidak sanggup untuk menghadapi rasa mual muntah ini. apa pengaruh dr susu nya ? atau ada tindakan lain. terimakasih

Terimakasih Anda telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.com

Kami memahami kekhawatiran Anda

Mual muntah berlebihan dalam kehamilan disebut sebagai Hiperemsis Gravidarum (HEG). Biasanya hal ini dialami terutama pada trimester pertama, namun bisa saja berlanjut sampai trimester kedua, bahkan ada pula ibu yang mengalaminya sampai melahirkan.

Mual dan muntah yang terjadi pada kehamilan diakibatkan karena peningkatan hormon HcG yang umumnya terjadi di awal kehamilan (minggu ke 6-8, puncak pada minggu ke 12-14, dan membaik pada minggu ke-22) sampai badan wanita tersebut beradaptasi dengan peningkatan produksi hormonal. Mual dan muntah dapat terjadi sepanjang hari, namun dapat memburuk di pagi hari karena perut yang kosong atau jika ibu hamil tidak makan dalam porsi yang cukup. Mual dan muntah ini biasanya terjadi pada 80 – 85% kehamilan selama triwulan pertama.

Hal yang dapat dilakukan untuk mengurangi gejala mual dan muntah adalah:

  1. Bila muntah adalah masalah di pagi hari, makan makanan kering  seperti sereal, roti, atau biskuit sebelum bangun dari tempat tidur, atau coba makan makanan ringan tinggi protein seperti keju sebelum pergi tidur (protein membutuhkan waktu lama untuk dicerna)
  2. Makan makanan ringan setiap 2-3 jam lebih baik dari 3 kali makan besar. Makan secara perlahan dan kunyah makanan secara sempurna
  3. Tetap duduk tegak selama 10-20 menit  setelah makan untuk menghindari refluks lambung dan heartburn
  4. Makan makanan yang mengandung banyak cairan. Hindari jumlah besar konsumsi cairan dalam satu waktu. Coba minuman yang dingin, jus buah seperti apel atau anggur
  5. Hindari makanan pedas, gorengan, atau berminyak. Hindari kopi karena dapat merangsang asam lambung
  6. Hindari bau yang menyengat dan menyebabkan mual
  7. Jahe cukup efektif untuk mengurangi mual. Cobalah untuk memakan permen jahe, minum air jahe, atau jahe dalam bentuk kapsul
  8. Hubungi dokter untuk konsumsi vitamin B6 atau obat mual seperti ondansetron atau domperidone
  9. Hubungi dokter bila muntah terjadi terus-menerus sehingga makanan atau minuman tidak dapat masuk. Hal ini dapat menyebabkan dehidrasi (kekurangan cairan) dan harus diterapi sesegera mungkin

Anda harus waspada jika terjadi hiperemesis gravidarum. Hiperemesis gravidarum sendiri adalah mual dan muntah hebat dalam masa kehamilan (>4x/hari) yang dapat menyebabkan kekurangan cairan, penurunan berat badan, atau gangguan elektrolit sehingga mengganggu aktivitas sehari-hari dan membahayakan janin di dalam kandungan. Hiperemesis gravidarum dapat meningkatkan risiko komplikasi pada ibu dan janin seperti preeklampsia, bayi kecil, gangguan perkembangan janin. 

Susu yang Anda minum berdasarkan jenis yang Anda sebutkan justru membantu Anda mengurangi rasa mual pada kehamilan trimester pertama. Maka mual muntah tersebut bukanlah diakibatkan oleh susu yang Anda konsumsi.

Jika keluhan berlanjut atau bertambah parah, kami sarankan Anda untuk berkonsultasi kepada dokter kebidanan dan kandungan Anda.

Demikian, semoga informasi ini bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar