Sukses

Apa Penyebab Perdarahan Pasca Berhubungan

22 Oct 2016, 18:34 WIB
Wanita, 29 tahun.

Halo Dok, saya memakai alat KB Implant sudah sekitar 1 tahun, beberapa minggu blakangan ini, kira kira seminggu setelah haid , saya ada keluar flek hitam, tidak brbau darah had, tidak berbau apa apa, dan flek keluar sedikit, sehari itu saja, namun, flek keluar lagi setelah saya berhubungan intim dengan suami, misal pagi kami berhubungan intim, siangya saya lhat ada flek tidak berbau, dan tidak gatal, tapi keesokanya tidak lagi, nah ini sudah trjadi dua kali berhubungan, sebelumnya tidak ada. mohon penjesannya dok, trims,

 

Terima kasih telah menggunakan layanan e-Konsultasi Tanya Dokter KlikDokter.com.

Kami mengerti kekhawatiran yang Anda rasakan. Sebelum menjawab pertanyaan Anda, izinkan kami mengajukan beberapa pertanyaan. Bagaimana siklus haid Anda selama ini? Apakah keluhan keluar darah setelah berhubungan baru kali ini Anda alami? Apakah ada keluhan lain yang dirasakan?

Bila keluhan darah  keluar setelah berhubungan, kemungkinan hal tersebut adalah post coital bleeding. Perdarahan setelah berhubungan seksual atau Postcoital Bleeding dapat terjadi karena beberapa alasan. Perdarahan pasca berhubungan seksual juga dapat terjadi karena adanya erosi di vagina dikarenakan baru pertama kali berhubungan atau berhubungan seksual  belum terlalu sering sehingga vagina masih sempit, akibatnya penetrasi (penis masuk ke vagina), terutama bila wanita masih belum penuh terangsang dapat menyebabkan gesekan yang mengakibatkan luka atau lecet. 

Apabila perdarahan yang timbul hanya sedikit dan tidak berlanjut, Anda tidak perlu merasa khawatir karena mungkin perdarahan tersebut timbul akibat robekan pada vagina (misal karena kekeringan, kondom, gesekan kuat, kuku jari, dsb). Namun lebih baik sementara ini Anda tidak melakukan hubungan seksual, mengingat bakteri vagina dapat menginfeksi luka tersebut.

Beberapa penyebab lain dari perdarahan pasca berhubungan seksual adalah :

  1. Peradangan pada serviks (leher rahim) dimana hubungan seksual dapat menyebabkan perdarahan. Kondisi ini disebut dengan erosi serviks, umum terjadi pada wanita muda, wanita hamil, dan mereka yang memakai kontrasepsi pil

  2. Polip serviks atau polip rahim. Umumnya polip ini jinak

  3. Infeksi oleh klamidia, gonorea, trikomonas, dan jamur (Infeksi Menular Seksual)

  4. Vaginitis atropi yang umum terjadi karena kekurangan hormon estrogen, terutama pada wanita post menopause. Kurangnya lendir pada vagina menyebabkan hubungan seksual menjadi nyeri dan dapat terjadi perdarahan

  5. Kanker leher rahim

  6. Displasia serviks. Perubahan pre-kanker pada kanker leher rahim. Risiko meningkat dengan riwayat infeksi seksual sebelumnya, berhubungan seksual sebelum usia 18 tahun, melahirkan anak sebelum usia 16 tahun

  7. Mioma rahim yaitu tumor jinak yang berasal dari dinding otot rahim

Bila keluhan berlanjut, kami sarankan agar Anda berkonsultasi dengan dokter spesialis kebidanan dan kandungan.

0 Komentar

Belum ada komentar