Sukses

Apakah Alergi Susu?

22 Oct 2016, 15:55 WIB
Pria, 2 tahun.

Selamat sore dok.. Anak saya baru berumur 2 bulan .. dia mengonsumsi susu formula kaeana asi saya tidak keluar dan ditinggal kerja..pertama saya pakek SGM sekarang saya ganti pakek nutribaby. Sekarang anak saya diare lebih dari 5x sehari disertai pilek dan batuk dok.. gmna cara mengobatinya dok.. apakah itu gara" ganti susu

Mengenai frekuensi BAB anak Anda, Anda tidak perlu khawatir selama bayi Anda tetap tampak sehat, berat badan tetap bertambah, perut tidak kembung dan bayi Anda tidak rewel. Tidak ada batas waktu yang dapat dijadikan patokan waktu yang normal bagi bayi untuk BAB. Frekuensi buang air besar pada bayi bervariasi, dapat 4 - 10 kali sehari atau sebaliknya, sekali dalam 3 - 7 hari. Sedangkan batuk yang diderita bisa saja anak Anda sedang menderita batuk pilek. Untuk menentukan apakah keluhan ini akibat alergi protein susu atau bukan perlu anamnesis dan pemeriksaan lebih lanjut.

Berikut akan kami jelaskan kepada Anda mengenai alergi protein susu sapi

Alergi susu sapi merupakan masalah kesehatan yang kerap terjadi pada anak hingga usia 3 tahun. Sekitar 2-3% anak mengalami alergi susu sapi. Penyebab alergi susu sapi adalah protein rantai panjang yang terkandung dalam susu sapi.

Sebagian besar alergi susu sapi terjadi pada anak dengan susu formula. Namun tidak menutup kemungkinan anak dengan ASI juga bisa terkena. Hal ini karena ibu mengonsumsi susu sapi atau produk olahannya sehingga protein susu sapi masuk ke dalam ASI dan menyebabkan alergi pada bayi.

Jika anak mendapatkan ASI, dokter biasanya akan merekomendasikan untuk tetap melanjutkan ASI eksklusif. Namun sebaiknya ibu tidak mengonsumsi susu sapi ataupun produk olahannya. Jika bayi mendapatkan susu formula, maka dokter akan merekomendasikan untuk mengganti susu dengan formula khusus agar tidak timbul reaksi alergi.

  • Formula Ekstensif Hidrosilat

Formula ekstensif hidrolisat merupakan susu formula dengan kandungan rantai protein pendek, sehingga sifat alergenik-nya lebih rendah. Formula ini merupakan pilihan utama yang diberikan pada anak yang alergi susu sapi tanpa komplikasi. Produk dipasaran lebih dikenal dengan susu formula PHP.

  • Formula Asam Amino

Ini merupakan susu formula dengan kandungan asam amino. Asam amino adalah komponen penyusun protein, sehingga tidak menimbulkan alergi dan lebih baik daripada formula ekstensif hidrolisat. Sayangnya harga formula asam amino lebih mahal dibandingkan formula ekstensif hidrolisat. Formula asam amino diberikan pada anak yang mengalami gejala alergi susu sapi berat, tidak membaik dengan pemberian formula ekstensif hidrolisat, atau mengalami gagal tumbuh.

  • Formula soya

Formula soya terbuat dari susu kedelai yang telah diproses. Formula ini dapat diberikan pada bayi di atas 6 bulan yang mengalami alergi susu sapi. Formula soya biasanya lebih murah, namun masih bisa menyebabkan alergi pada sebagian anak.

Perlu diketahui, pergantian formula awalnya dilakukan selama 2-4 minggu. Amati apakah ada perbaikan gejala atau tidak. Jika sudah membaik dalam 2-4 minggu, susu formula biasa dapat dicoba dengan pemantauan (uji provokasi). Jika sudah tidak terjadi gejala, artinya anak sudah toleran terhadap susu formula biasa. Namun jika masih menimbulkan gejala, maka pemberian formula pengganti perlu dilakukan selama minimal 6 bulan. Baru kemudian dicoba uji provokasi kembali.

Kami sarankan agar Anda tetap memberikan ASI kepada anak terutama saat usianya masih di bawah 6 bulan. Susu formula hanya dapat diberikan jika ibu tidak memproduksi ASI sama sekali.

Namun jika keluhan bertambah berat dan Anda mengalami kesulitan dalam menentukan susu formula bagi bayi Anda, Kami sarankan Anda berkonsultasi dengan dokter spesialis anak untuk menentukan jenis formula mana yang cocok diberikan untuk anak yang alergi susu sapi.

Demikian yang dapat kami sarankan, semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar