Sukses

Bayi Sering Gumoh dan Sering BAB

18 Oct 2016, 19:16 WIB
Wanita, 21 tahun.

Assalamu'alaikum dok ,selamat pagi ,saya ibu pemula ,pertama kali punya anak sekarang usianya 26 hari,sudah 3 malam terus menurus debay muntah susu(gumoh) ,dan poop terus,susah tidur/tidurnya kurang nyaman,matanya keluar kotoran ,tapi kondisi badanya normal tidak panas,serta sering menggeliat,.apa kondisi seperti ini akan berlangsung lama?apa penyebab hal ini bisa terjadi apa karena saya salah makan ,atau pola makan saya salah atau malah ASI saya yang menyebabkan anak saya seperti saat ini dok?,saya tunggu jawaban dokter ,terimakasih.

Terimakasih Anda telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.com

Gumoh adalah hal yang biasa terjadi pada bayi dan ini bukanlah muntah yang sebenarnya. Hal ini tidak perlu dicemaskan jika bayi tetap tampak sehat. Pada gumoh, biasanya bayi hanya mengeluarkan/memuntahkan kembali sedikit susu yang dikonsumsinya.

Untuk itu Anda perlu membantu bayi untuk bisa bersendawa dengan benar untuk mengurangi gumoh.

Cara Menyendawakan Bayi

  1. Bayi digendong, menghadap ke belakang dengan dada bayi diletakkan pada bahu Ibu.

  2. Kepala bayi disangga/ditopang dengan tangan Ibu.

  3. Usap punggung bayi perlahan-lahan sampai bayi sendawa.

Sementara muntah adalah merupakan suatu proses yang kompleks, dimana makanan dikeluarkan secara paksa dari dalam lambung.  Muntah pada bayi yang beru lahir sering disebabkan oleh :

  • Penyakit metabolisme bawaan

  • Alergi makanan, sering akibat alergi susu sapi terutama pada bayi yang tidak dapat ASI.

  • Kelainan anatomi saluran cerna, seperti stenosis pylorus  dapat terjadi pada usia 2-8 minggu. Stenosis pylorus merupakan suatu penebalan otot yang menyempitkan mulut lambung, sehingga bisa menyebabkan bayi anda muntah kuat secara berulang.

Jika keluhan muntah menganggu proses makan anak Anda, mungkin sebaiknya Anda segera membawa bayi Anda untuk memeriksakan diri ke dokter spesialis anak agar penyebab sebenarnya dari muntah anak Anda dapat diketahui dan ditatalaksana dengan tepat sebelum bayi Anda mengalami gangguan pertumbuhan lebih lanjut.

Mengenai frekuensi BAB anak Anda, Anda tidak perlu khawatir selama bayi Anda tetap tampak sehat, berat badan tetap bertambah, perut tidak kembung dan bayi Anda tidak rewel. Tidak ada batas waktu yang dapat dijadikan patokan waktu yang normal bagi bayi untuk BAB. Frekuensi buang air besar pada bayi bervariasi, dapat 4 - 10 kali sehari atau sebaliknya, sekali dalam 3 - 7 hari.

Mengenai kotoran pada mata, dapat Anda bersihkan dengan kain hangat bersih. Namun jika Anda merasa kotoran semakin banyak dan keluhan lain semakin berat maka segeralah Anda periksakan kesehatan buah hati kepada dokter spesialis anak Anda.

Demikian yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar