Sukses

Ingin Cepat Hamil Setelah Keguguran dan Blighted Ovum

11 Oct 2016, 19:51 WIB
Wanita, 25 tahun.

dokter, bagaimana caranya cepat hamil setelah keguguran? dan apa penyebab janin tidak berkembang? mohon penjelasannya dokter

Terimakasih Anda telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.com

Keguguran dapat terjadi pada calon ibu karena berbagai alasan. Ini tentu akan membuat Anda sedih dan terpukul. Namun, yakinlah bahwa Anda masih memiliki kesempatan untuk menjalani kehamilan yang sehat dan menjadi seorang ibu.

Jika Anda mengalami keguguran dan ingin segera hamil kembali, berkonsultasilah dengan dokter Anda. Biasanya dokter akan menyarankan untuk hamil lagi setelah Anda mendapatkan tiga kali siklus menstruasi (setelah tindakan kuretase). Mengapa demikian? Rahim memerlukan masa penyembuhan setelah dilakukan tindakan kuretase. Kesiapan psikis serta fisik Anda pun perlu lebih dipantau.

Kehamilan yang baik membutuhkan persiapan kehamilan yang baik, dengan kesiapan tubuh yang baik juga. Berikut ini kiat untuk mempersiapkan kehamilan setelah mengalami keguguran:

  1. Berkonsultasi dengan dokter

Sebelum memulai persiapan kehamilan, sangat baik jika Anda melakukan konsultasi terlebih dahulu dengan dokter yang sebelumnya merawat Anda. Dokter tersebut tentu sudah mengetahui riwayat kesehatan Anda dan kemungkinan penyebab Anda mengalami keguguran, sehingga dapat diberikan terapi yang optimal selama persiapan kehamilan.  

  1. Mengonsumsi makanan yang bergizi  

Persiapkan tubuh Anda dengan mengonsumsi makanan yang mengandung asupan karbohidrat, protein, lemak, sayur dan buah, serta vitamin dan mineral. Anda sebaiknya menghindari minuman kopi yang dapat meningkatkan detak jantung dan merangsang sistem saraf.

  1. Mengonsumsi asam folat

Konsumsi asam folat sebanyak 400 mikrogram per hari dapat mengurangi risiko gangguan perkembangan otak janin. Selain suplemen yang mengandung asam folat, Anda juga bisa mendapatkan asam folat dari makanan berikut: sayuran berdaun hijau, serealia, serta buah-buahan seperti jeruk, anggur, dan buah jenis sitrus lainnya.

  1. Menjaga berat badan

Berat badan merupakan salah satu faktor penentu dalam masa kehamilan. Berat badan yang kurang atau berlebihan bisa menjadi salah satu komplikasi selama kehamilan dan risiko mengalami kesulitan saat proses kelahiran.

  1. Menjaga pola hidup sehat

Terapkan pola hidup sehat dengan berolahraga rutin dua kali dalam seminggu, berhenti merokok dan minum alkohol. Kesemua hal ini erat kaitannya dengan kegagalan konsepsi.

  1. Berhubungan seksual di waktu yang tepat

Dua hari sebelum ovulasi dan dua hari sesudah ovulasi merupakan waktu yang tepat untuk melakukan hubungan seksual. Hal ini dapat meningkatkan kemungkinan Anda mendapatkan keturunan. 

Mengenai Blighted Ovum, Blighted ovum (BO) atau disebut kehamilan kosong, terjadi ketika sel telur berhasil dibuahi namun tidak berkembang menjadi embrio. Sel tetap membentuk kantung janin (gestational sac) namun konsepsi (pembuahan) tidak berkembang menjadi sebuah embrio. Hasil konsepsi akan terus tertanam di dalam rahim dan memberikan sinyal kepada otak bahwa terdapat konsepsi di dalam rahim sehingga hormon kehamilan tetap akan dihasilkan dan kehamilan akan terus berkembang menjadi kehamilan biasa, ibu hamil merasa benar – benar hamil dengan ditambah adanya hasil test pack yang positif.

Penyebab BO sampai saat ini belum diketahui dengan pasti, namun ada beberapa penyebab. Yaitu kelainan kromosom dalam proses pembuahan sel telur dan sperma. Tubuh akan mengenali kelainan kromosom pada fetus dan secara otomatis mengakhiri kehamilan karena mengetahui janin tidak akan berkembang menjadi bayi yang sehat. Kelainan kromosom bisa disebabkan oleh buruknya kualitas sperma atau sel telur dan pembelahan sel yang abnormal. Adanya infeksi TORCH, ACA (Anticardiolipin) positif.

Demikian yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar