Sukses

Vagina Berbau dan Hamil Setelah Usia 40 Tahun

11 Oct 2016, 11:17 WIB
Pria, 32 tahun.

Dok,saya pria usia 32 tahun,menikah dengan wanita berusia yang kini 41 tahun.pernikahan saya masih terbilang muda yaitu baru memasuki 1 tahun ini.pertanyaan saya adalah : 1, Setiap saya berhubungan badan,pada saat penetrasi & dalam keadaan basah tercium aroma yang ga enak.apakah itu normal Dok.? 2, Apakah dengan usia istri saya yang terbilang usia 41 tahun masih bisa memiliki keturunan.? walau istri saya dengan pernikahan sebelumnya sudah memiliki anak 1. terima kasih Dok atas perhatian & jawabannya.

Halo, terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi KlikDokter.com

Saya akan mencoba menjawab pertanyaan Anda satu per satu. Sebagai informasi, cairan yang keluar dari vagina dapat timbul dari berbagai keadaan, yaitu secara normal/fisiologis dan secara patologis. Keputihan fisiologis adalah keputihan yang normal terjadi akibat perubahan hormonal, seperti saat menstruasi, stres, kehamilan, saat berhubungan seksual dan pemakaian kontrasepsi. Sedangkan keputihan patologis adalah keputihan yang timbul akibat kondisi medis tertentu dengan penyebab tersering adalah akibat infeksi parasit/jamur/bakteri.

Cairan vagina normal memiliki ciri-ciri antara lain warnanya putih jernih, bila menempel pada pakaian dalam warnanya kuning terang, konsistensi seperti lendir (encer-kental) tergantung siklus hormon, tidak berbau menyengat serta tidak menimbulkan keluhan. Terlebih produksi ini akan meningkat ketika wanita terangsang. Ketika cairan yang keluar dari vagina sudah mengalami perubahan warna (menjadi putih susu, keabuan, hingga kehijauan), berbau, banyak dan disertai keluhan lain (seperti gatal, panas, dll) menunjukkan bahwa telah terjadi keputihan abnormal yang umumnya disebabkan karena infeksi pada saluran reproduksi oleh berbagai kuman, jamur ataupun parasit. Jika cairan tersebut dirasakan sudah berbau, cobalah konsultasikan dengan dokter kandungan untuk pemeriksaan dan pengobatan yang tepat.

Terkait perencanaan kehamilan sendiri, asalkan istri Anda masih teratur siklus haidnya maka kemungkinan hamilnya masih ada. Akantetapi memang, hamil di atas usia 40 tahun dapat meingkatkan risiko penyakit dan kelainan bagi janin maupun ibu. Untuk itu, sebaiknya Anda berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter spesialis kandungan agar dapat diberikan nasehat spesifik sesuai dengan kondisi fisik istri Anda.

Secara umum, yang perlu dilakukan dalam persiapan kehamilan adalah merubah pola hidup menjadi lebih sehat dengan makan makanan bergizi dan seimbang, asupan vitamin sesuai kebutuhan, istirahat teratur, dan berolahraga. Perlu juga diperhatikan: 

·       Hentikan segala kegiatan yang kurang baik apabila Ibu ingin hamil. Hindari merokok, obat-obatan terlarang, dan alkohol (termasuk suami)

·       Hindari juga konsumsi obat-obatan termasuk yang dijual bebas

·       Menurut The Center for Disease Control (CDC), wanita yang berencana untuk hamil dianjurkan mengkonsumsi vitamin B dalam jumlah cukup dan asam folat sebanyak 400 mikrogram/hari agar dapat mengurangi risiko gangguan perkembangan otak embrio

 

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

Salam,

 

 

0 Komentar

Belum ada komentar