Sukses

Dispepsia Psikosomatik

10 Oct 2016, 14:46 WIB
Pria, 19 tahun.

Dok saya sesudah bangun tidur siang mendadak kedinginan lalu dada seperti ditekan dan sesak nafas dan juga rasa dingin ini juga terasa di dada dok seperti makan es batu . dalam hal ini tidak ada rasa sakit dok dan saya juga bukan perokok/peminum dan saya tidak ada riwayat asma . kira" gejala apa ya dok . tpi belakangan ini merasakan yg tidak nyaman lambung . dan yg membuat nafsu makan berkurang ada saatnya lambung saya sakit tapi gejalanya tidak ada rasa terbakar diulu hati hanya lambung saya tapi tidak terulang lagi dan semenjak itu nafsu makan saya buruk dan rasa jaggal di lambung yg membuat saya tidak nyaman seperti berkedut ada sesuatu dan rasa perih tidak berlangsung lama sekitar 3dtik tapi kadang gejala tidak selalu muncul . gejala maag kah dok? Apabila benar bagamana menyembuhkannya

dr. Irma Rismayanty

Dijawab Oleh:

dr. Irma Rismayanty

Terima kasih telah menggunakan layanan e-Konsultasi Tanya Dokter KlikDokter.com.

Kami mengerti rasa khawatir yang Anda rasakan. Kami menduga Anda mengalami sindroma dispepsia. Kami akan menjelaskan mengenai peningkatan asam lambung atau disebut sindrom dispepsia. Sindroma dispepsia merupakan suatu kumpulan gejala saluran cerna terdiri dari perut kembung, terasa penuh sehingga mudah kenyang, perut perih di bagian atas (ulu hati), sering bersendawa, mual, muntah, dll. Dispepsia biasanya disebabkan oleh penyakit ulkus lambung atau kelebihan asam lambung. Pengobatan sindrom dispepsia sangat tergantung dari penyebabnya.

Awalnya,  Anda dapat mengonsumsi obat anti asam lambung yang berisikan antasid untuk meredakan gejala. Selain dengan pemberian obat anti asam lambung secara teratur, kami sarankan sebaiknya Anda menjaga pola makannya dengan makan lebih sering dalam porsi kecil dan teratur, menghindari makanan pedas, asam, alkohol, kopi, soda, dan makanan yang dapat merangsang pengeluaran gas seperti kol dan menghindari obat-obatan yang menimbulkan luka pada lambung seperti aspirin. Selain itu, stres psikis juga harus dihindari karena dapat memicu pengeluaran asam lambung yang berlebihan.

Jika setelah menjalankan terapi di atas namun tetap tidak ada perbaikan pada keluhan-keluhan anda, kami menyarankan Anda melakukan konsultasi dengan dokter spesialis penyakit dalam. Keluhan sesak nafas yang anda alami bisa jadi bagian dari penyakit ini atau merupakan bagian lain dari penyakit seperti paru atau jantung. Namun untuk menegakkan diagnosis diperlukan pemeriksaan langsung oleh seorang dokter. Ceritakanlah dengan lengkap keluhan yang dirasakan agar  Anda mendapatkan tatalaksana yang optimal. 

Kami juga tidak menyarankan Anda untuk membeli obat secara bebas di apotek tanpa berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu. 

Demikian informasi ini kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,

 

    0 Komentar

    Belum ada komentar