Sukses

Hernia Inguinalis Itu Apa?

10 Oct 2016, 16:10 WIB
Pria, 20 tahun.

Selamat siang dok. Saya menderita penyakit hernia inguinalis dan saya rencana akan di operasi. Dok berapa lama pemulihan hernia setelah operasi agar bisa beraktifitas seperti biasa nyah ? Dan seberapa besar kemungkinan hernia muncul lagi setelah operasi ? Terimakasih dokter.

dr. Irma Rismayanty

Dijawab Oleh:

dr. Irma Rismayanty

Terima kasih telah menggunakan layanan e-Konsultasi Tanya Dokter KlikDokter.com.

Kami mengerti rasa khawatir yang Anda rasakan. Hernia, atau sering kita kenal dengan istilah “turun bero”, merupakan penonjolan isi suatu rongga melalui defek atau bagian lemah dari dinding rongga bersangkutan. Hernia inguinalis dibagi menjadi 2, yaitu hernia inguinalis medialis dan hernia inguinalis lateralis. Jika kantong hernia inguinalis lateralis mencapai skrotum (buah zakar), hernia disebut hernia skrotalis. Hernia terdiri atas jaringan lunak, kantong, dan isi hernia.

Jaringan lunak yang dimaksud disini adalah usus. Jadi melalui suatu lubang di lipat paha, usus turun dari daerah perut menuju ke skrotum (buah zakar). 

Penyebab hernia inguinalis hingga saat ini masih belum dapat dimengerti dengan sempurna. Namun yang menjadi prinsip terjadinya hernia inguinalis adalah akibat peninggian tekanan di dalam rongga perut dan kelemahan otot dinding perut (umumnya karena usia). Oleh karena itu, terdapat beberapa keadaan yang diyakini dapat menyebabkan terjadinya hernia, yaitu: - Mengangkat beban yang terlalu berat - Batuk kronis / lama (misal pada tuberkulosis paru) - Kegemukan - Mengedan (misal buang air besar keras, sulit buang air kecil karena   pembesaran prostat, dsb) - Kehamilan - Asites (penumpukan cairan abnormal di dalam rongga perut) - Aktifitas fisik yang berlebihan

Penatalaksanaan hernia dibagi menjadi 2, konservatif dan operatif.

Pengobatan konservatif terbatas pada tindakan pengembalian posisi (dengan cara mendorong masuk tonjolan yang ada secara manual) dan pemakaian penyangga atau penunjang untuk mempertahankan isi hernia yang telah direposisi (dikembalikan posisinya). Penggunaan bantalan penyangga hanya bertujuan menahan hernia yang telah direposisi dan tidak pernah menyembuhkan sehingga harus dipakai seumur hidup. Hal ini biasanya dipilih jika kita menolak dilakukan perbaikan secara operasi atau terdapat kondisi yang tidak memungkinkan untuk operasi. Cara ini tidak dianjurkan karena menimbulkan komplikasi, antara lain merusak kulit dan tonus (kekenyalan/tekanan) otot dinding perut di daerah yang tertekan sedangkan strangulasi (terlilit/terpuntir) tetap mengancam. Penggunaan penyangga tidak menyembuhkan hernia.

Operasi merupakan penatalaksanaan yang lebih tepat untuk hernia. Indikasi operasi sudah ada begitu diagnosis ditegakkan, meskipun tidak menutup kemungkinan hernia yang telah dioperasi dapat timbul kembali (rekuren) terutama bila faktor risiko penyebab hernia masih ada. Hernia yang berulang dalam hitungan bulan atau tahun biasanya menandakan perbaikan celah yang tidak sempurna. Rekurensi dalam 2 tahun lebih biasanya terjadi akibat perlemahan dinding perut kita sendiri (umumnya karena usia). Sedangkan rekurensi yang terjadi setelah perbaikan yang benar dan dilakukan oleh dokter bedah berpengalaman biasanya terjadi akibat kelainan pada pembentukan kolagen pada tubuh kita sendiri. Namun pemilihan operasi yang menjadi tatalaksana pilihan dikarenakan juga adanya risiko usus yang turun tersebut terjebak dan tidak dapat naik ke atas kembali (hernia inkarserata), atau turun disertai pembuluh darah yang memperdarahi usus yang turun tersebut, sehingga pembuluh darah tersebut terjepit, sehingga menimbulkan kerusakan atau bahkan kematian jaringan usus yang turun tersebut (strangulata), yang berisiko terjadinya infeksi menyeluruh di dalam darah. Pada kedua kasus tersebut, maka pembebasan hernia melalui operasi harus dilakukan sesegera mungkin karena merupakan suatu kegawatdaruratan. Oleh karenanya, sebelum keadaan menjadi gawat darurat, operasi ketika kondisi pasien dalam keadaan baik menjadi lebih diutamakan.

Demikian informasi ini kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,

    0 Komentar

    Belum ada komentar