Sukses

Seputar Saraf Terjepit (HNP)

06 Oct 2016, 05:54 WIB
Wanita, 44 tahun.

Dari hasil pemeriksaan , saya dinyatakan oleh dokter saraf ada saraf terjepit di tulang belakang ( punggung bawah ) dan pengapuran . Tolong ksih penjelasan tentang penyakit ini dok . Apa yang harus saya lakukan agar tidak jadi buruk akibatnya , sementara ini keluhan hanya punggung kaku dan pegel , saat ini sya masih tunggu jadwal terapi. Olah raga apa yang bisa saya jalani selain berenang ( (sy nggk bisa berenang...), senam aerobic boleh nggak dok ?..Terimakasih .

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Saraf terjepit atau yang secara medis disebut dengan hernia nukleopulposus (HNP) merupakan kondisi di mana bantalan antar tulang belakang (vertebra) menonjol sehingga menekan saraf yang lewat di sekitarnya. Karena itu, terdapat keluhan nyeri, kesemutan, atau kelemahan di anggota tubuh (bisa di lengan atau tungkai bawah) tergantung posisi vertebra yang terlibat. Namun, sebagian orang tidak mengalami gejala apapun.

Penyebab HNP seringkali berhubungan dengan penuaan/degenerasi. Ketika seseorang menua, bantalan tulang ini kehilangan kandungan airnya sehingga lebih kurang elastis dan rentan mengalami robekan atau kerusakan. Pemicu yang paling sering adalah mengangkat benda berat dengan membungkuk (dengan otot punggung), bukan dengan otot paha dan kaki. Selain itu, berat badan yang berlebihan, faktor pekerjaan, dan faktor keturunan juga meningkatkan risiko mengalami HNP.

Terapi untuk HNP dibagi menjadi 2, yaitu terapi konservatif dan operasi. Terapi konservatif (utamanya menghindari posisi-posisi yang menimbulkan nyeri, exercise dan penggunaan obat-obat antinyeri) dapat meringankan gejala pada 90% kasus HNP.

Obat-obatan yang biasa dipakai yaitu golongan OAINS (Obat Anti Inflamasi Non Steroid), seperti ibuprofen atau naproxen. Obat-obat nyeri saraf dan pelemas otot seperti gabapentin dan tramadol juga sering digunakan, namun biasanya atas saran dokter. Jika nyeri tidak berkurang dengan obat-obat minum, dapat digunakan obat injeksi steroid yang langsung disuntikkan di sekitar saraf tulang belakang.

Selain obat-obatan ini, fisioterapi dan olahraga yang terstruktur dapat mengurangi nyeri akibat HNP. Fisioterapi yang biasa dilakukan adalah kompres hangat/dingin, traksi (penarikan tulang belakang untuk mengurangi penjepitan), terapi USG, stimulasi elektrik, dan penggunaan brace (pelurus tulang) pada leher atau tulang belakang bawah dalam jangka pendek.

Operasi diperlukan pada sebagian kecil orang apabila terapi konservatif tidak mengurangi gejala setelah dilakukan selama 6 minggu dan khususnya bila Anda terus-menerus mengalami kesemutan/kelemahan anggota tubuh, sulit berdiri atau berjalan, tidak bisa mengontrol BAK atau BAB.

Yang bisa Anda lakukan di rumah:

  • Minum obat-obatan antinyeri.
  • Kompres hangat atau dingin. Kompres dingin digunakan untuk menghilangkan nyeri dan peradangan, beberapa hari kemudian dikompres hangat untuk mengurangi rasa sakit dan memberikan rasa nyaman.
  • Hindari berbaring dalam waktu lama sebab dapat membuat sendi semakin kaku dan otot semakin lemah. Bila berbaring, lakukan selama 30 menit, setelah itu berjalan atau bekerjalah. Batasi juga aktivitas yang memperburuk rasa nyeri selama proses penyembuhan.
  • Olahraga yang terstruktur dan aman. Berenang merupakan olahraga yang paling aman untuk penderita HNP. Selain itu, senam/stretching terstruktur yang meregangkan otot-otot punggung dan sekitarnya juga dapat membantu.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat. (FA)

Salam,

 

Redaksi Klikdokter

0 Komentar

Belum ada komentar