Sukses

Konsumi Kacang Tanah Saat Hamil

03 Oct 2016, 17:01 WIB
Wanita, 27 tahun.

Dokter, saya saat ini sedang hamil kurang lebih 23 minggu, berat badan saya yang dulu 49-50 sekarang 59-61, namun bukan itu yang saya ingin tanyakan. yang saya ingin tanyakan, saya pernah membaca artikel bahwa ibu hamil tidak boleh makan kacang tanah biasa berakibat alergi pada bayi jika sudah lahir nanti, sedangkan sebelum baca artikel tsb saya seringkali makan kacang tanah goreng tanpa kulit arinya. apakah artikel itu benar adanya atau bohong ya dok? yang kedua saya adalah ibu hamil yang bekerja, setiap sore atau siang waktu akan ganti celana dalam saya menemukan cairan putih kekuningan di celana dalam saya, apakah itu berbahaya bagi kandungan saya atau giman dokter? yang ketiga mata sebelah kanan saya 2 kali ini mengalami seperti bengkak dibagian bawah mata pojok dekat hidung, rasanya agak gatal dan agak sakit walaupun tidak begitu parah. mohon solusi nya dokter.. terimakasih

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.com 

Kami mengerti kekhawatiran yang Anda rasakan. Kami akan coba menjawab pertanyaan Anda satu persatu. 

Menjawab pertanyaan Anda yang pertama mengenai konsumsi kacang tanah saat hamil akankah menyebabkan alergi pada bayi, jawabannya adalah tidak. Pada dasarnya, wanita hamil harus mengonsumsi makanan bergizi lengkap (karbohidrat, protein, lemak, serat, vitamin dan mineral) dengan banyak variasi. Kurangnya asupan zat gizi saat hamil dapat mengganggu proses tumbuh kembang janin dalam kandungan. Setiap wanita hamil membutuhkan tambahan kalori sekitar 300 kalori/hari. Kalori tersebut digunakan untuk metabolisme tubuh ibu dan pertumbuhan serta perkembangan janin. Kacang tanah sendiri merupakan sumber protein nabati, lemak dan juga beberapa vitamin dan mineral. Bila dikonsumsi selama kehamilan tidak menyebabkan masalah atau menimbulkan alergi pada bayi Anda.

Pertanyan Anda yang kedua adalah keluhan cairan kuning dalam celaana dalam apakah bahaya bagi kehamilan Anda? 

Yang Anda alami adalah keputihan, Anda harus mengetahui ciri-ciri keputihan karena beda gejala, beda pula penyebabnya.

  • Jika keputihan saat hamil tidak berbau namun terdapat gejala nyeri saat berkemih atau berhubungan seksual, gatal dan rasa panas, kemungkinan keputihan disebabkan oleh infeksi jamur.
  • Jika keputihan saat hamil berwarna putih atau abu-abu disertai bau amis terutama setelah berhubungan seksual, kemungkinan keputihan disebabkan oleh infeksi bakteri.
  • Jika keputihan saat hamil berwarna kuning disertai bau, vagina terasa gatal dan berwarna merah, serta rasa tidak nyaman saat berkemih dan berhubungan seksual, kemungkinan keputihan disebabkan oleh bakteri trichomoniasis yang berasal dari infeksi akibat berhubungan seksual.

Apakah gejala yang Anda alami disertai keluhan bau dan gatal di daerah vagina? jika iya maka bisa saja disebabkan oleh infeksi bakter, namun jika tidak bisa saja keluhan Anda merupakan hal yang normal. Kami sarankan Anda untuk melakukan konsultasi lebih lanjut dengan dokter spesialis kandungan Anda agar dapat dilakukan pemeriksaan fisik secara menyeluruh. 

Pertanyaan Anda yang ketiga penanganan mata bengkak disertai gatal.

Kelopak mata bengkak disertai gatal pada bawah mata dan sakit pada sudut mata. Terdapat banyak kemungkinan penyebab, mulai dari gigitan serangga hingga alergi yang mengenai mata Anda. Diperlukan pemeriksaan secara langsung untuk dapat menentukan arah penyebabnya. Mata yang bengkak untuk sementara dapat diatasi dengan memberikan kompres dingin pada mata yang bengkak secara teratur sebanyak 3-4 x/hari, masing-masing selama 10-15 menit. Kompres dingin akan membantu untuk mengurangi bengkak pada kelopak mata.

Namun untuk dapat memastikan penyebab dari keluhan Anda, kami sarankan Anda untuk melakukan konsultasi secara langsung dengan dokter agar dapat dilihat dan diperiksa lebih lanjut sehingga terapi yang diberikan lebih optimal. 

 

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan.

Salam sehat,

0 Komentar

Belum ada komentar