Sukses

Alergi Susu Sapi atau Intoleransi Laktosa

28 Sep 2016, 12:54 WIB
Wanita, 36 tahun.

Awalnya anak sya alergi susu sapi timbul bintik merh di pipinya sya kasi bmt php trus karna rasa pait sya ganti nan php trus anak saya diare dianjurin minum neocate lama lama anak sy ga mau karna pait sya kasi nan nl karena diare trus pindh ke morinaga nl 33 berlanjut smpe skrg karna cocok walo ga diare juga tp pertambahan bb nya cuma sedikit 200 gr per minggu. Anak sya lagir 08022016 mhon bantuannya untuk solusi pilihan susu untuk anak sya trus apakah anak sy alergi susu sapi ato intoleransi laktosa?

Terima kasih telah menggunakan fitur e-konsultasi KlikDokter.

Alergi susu sapi dan intoleransi laktosa adalah dua istilah yang memiliki pengertian berbeda, meskipun ada gejala dari keduanya yang mirip. Alergi susu sapi adalah ketika sistem kekebalan tubuh mengeluarkan reaksi alergi atau menolak protein dalam susu sapi. Sementara itu, intoleransi laktosa adalah ketidakmampuan tubuh untuk mencerna laktosa (gula dalam susu) karena kekurangan enzim laktase.

Susu mengandung dua jenis protein, yaitu whey dan kasein – keduanya dapat menimbulkan reaksi alergi pada anak. Alergi susu sapi merupakan jenis alergi yang paling banyak ditemukan pada anak kecil. Umumnya alergi susu sapi telah dapat diketahui sejak dini, biasanya sebelum anak berusia satu tahun.

Gejala alergi susu sapi dapat terlihat tidak lama setelah pengenalan susu sapi yang pertama kalinya, yaitu pada sistem pencernaan, pernapasan, dan kulit. Umumnya gejala tersebut timbul dalam satu jam setelah mengonsumsi susu dan produk turunannya, di antaranya diare, muntah, kembung, ruam merah yang terasa gatal pada kulit, batuk, pilek, dan lain-lain.

Meski demikian, sebagian besar anak akan terlepas dari alergi tersebut setelah berusia di atas tiga tahun. Hanya sebagian kecil saja yang akan membawanya hingga dewasa.

Berbeda dengan alergi, intoleransi laktosa tidak melibatkan sistem kekebalan tubuh – meskipun gejalanya mirip dengan alergi susu sapi, yaitu nyeri perut, kembung, dan diare. Intoleransi laktosa umumnya dialami oleh remaja dan orang dewasa, sebagian besar berasal dari etnis Asia dan Afrika. Hanya sebagian kecil anak yang mengalami keadaan ini. Anak biasanya baru mengalami intoleransi laktosa setelah mengalami infeksi saluran pencernaan.

Itulah alasan utama ASI adalah makanan terbaik untuk buah hati Anda. Jangan biarkan alergi susu sapi Si Kecil menghalangi misi Anda untuk memberikannya ASI. Anda tetap dapat menyusui buah hati dengan memantang konsumsi susu sapi dan semua produk turunannya, seperti mentega, keju, yoghurt, krim, dan lain-lain.

Jika Anda terpaksa tidak dapat memberikan ASI, Si Kecil dapat diberikan susu formula hipoalergenik atau susu formula kedelai sesuai rekomendasi dokter. Apabila Si Kecil sudah mulai makan makanan padat, ia juga harus menghindari segala makanan yang mengandung susu sapi dan produk turunannya.

Sementara itu, anak yang intoleransi laktosa masih dapat mengonsumsi susu sapi yang berlabel bebas laktosa. Sebagai alternatifnya, Si Kecil bisa mengonsumsi susu formula kedelai dengan berkonsultasi terlebih dulu pada dokter. 

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

 

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar