Sukses

Alergi Sufor

27 Sep 2016, 12:38 WIB
Wanita, 25 tahun.

Dok saya mau tanya,anak saya akhir bulan ini usianya 3 bulan sejak keluar dari rumah sakit pasca melahirkan dengan operasi caesar anak saya suka ngeden,ngulet,sering cegukan,kagetan,mata sering melihat ke atas.pemberian susu formula hanya waktu di rmh sakit saja,selebihnya ASI.sesekali kalau saya keluar rumah diberi susu formula.2 minggu ini karena cuti mau habis sy biasakan memberi sufor sehari sekali,kemudian anak sy skrg bertambah lg kebiasaannya suka melengkung (kepala dan kaki ditarik ke belakang sampai kaku).apakah itu alergi thd sufor?bagaimana solusinya?jika dibiarkan apakah akan ada efek jangka panjangnya?

dr. Nadia Octavia

Dijawab Oleh:

dr. Nadia Octavia

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan. Bayi dengan alergi susu sapi umumnya memiliki gejala pencernaan seperti muntah, diare berlanjut yang kadang-kadang terdapat darah, hingga mengganggu tumbuh kembang anak. Jika keadaan ini dibiarkan terjadi tentunya akan berpengaruh pada berat badan anak. Gejala - gejala yang Anda sebutkan bukanlah gejala dari alergi susu formula. 

Bila bayi anda didiagnosis alergi susu sapi, memang sebaiknya pikirkan kemungkinan untuk mengganti jenis susu seperti ASI atau formula susu yang dihidrolisis sempurna atau susu soya. 

Susu soya adalah susu dengan bahan dasar protein kedelai yang setara dengan protein pada susu sapi.  Pemberian soya dan susu yang terhidrolisis sempurna dapat menjadi suatu tindakan pencegahan secara sekunder terjadinya alergi susu sapi karena diberikan pada anak atau bayi yang sudah terpapar dengan protein susu sapi namun belum timbul gejala alergi. Namun soya menjadi pilihan pertama dibandingkan susu terhidrolisis sempurna lainnya karena harganya yang relatif lebih murah dengan rasa yang lebih familiar. Keunggulan dari susu soya adalah:

  • bebas laktosa sehingga aman untuk diet bebas laktosa

  • memiliki kandungan kalsium:fosfor (2:1) seperti pada ASI yang baik untuk pertumbuhan tulang dan gigi

  • mengandung omega 6 dan omega 3 sebagai bahan dasar pembentukan AA dan DHA untuk tumbuh kembang otak yang optimal

  • mengandung karbohidrat yang terkandung dalam maltodextrin yang dapat ditoleransi oleh sistem pencernaan yang terluka karena diare ataupun yang alergi terhadap susu sapi.

Namun, terdapat penelitian bahwa 30-40% anak alergi susu sapi bukan tidak mungkin terkena alergi soya. Sebaiknya Anda memastikan terlebih dahulu gejala yang dialami anak Anda, apakah benar-benar mengalami alergi susu sapi. 

Untuk memastikan penyebab dari gangguan yang bayi Anda alami, kami menganjurkan agar Anda dapat memeriksakan bayi Anda lebih lanjut ke dokter spesialis anak guna mendapatkan penanganan yang tepat. 

Berikut terdapat artikel untuk menambah informasi Anda : Kenali Gejala Alergi Susu Sapi

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar