Sukses

Tips Meningkatkan Produksi ASI

24 Sep 2016, 21:49 WIB
Wanita, 31 tahun.

Bagaimana jika susu hamil sy minum ketika menyusui, apa berpengaruh terhadap asi? Apakah bisa mengurangi produksi asi sy? Trimakasih

 

Terima kasih Anda telah menggunakan fasilitas e-konsultasi KlikDokter.

Kami mengerti kekhawatiran yang Anda rasakan. ASI merupakan sumber makanan dengan gizi lengkap untuk bayi pada usia 0-6 bulan. Kualitas ASI dipengaruhi oleh kesehatan ibu secara menyeluruh, termasuk juga mutu dari asupan makanan dan kecukupan istirahat. ASI bukan langsung berasal dari bahan yang ada di perut, namun diolah terlebih dahulu sehingga merupakan bahan yang bergizi (nutrien) yang dihantarkan melalui darah. Asupan susu hamil boleh saja dikonsumsi, dan tidak ada pengaruh dengan jumlah ASI. Selain makanan yang bergizi, Anda juga dapat mengkonsumsi produk susu seperti yoghurt, keju dan susu untuk meningkatkan kualitas ASI. Produk susu ini kaya akan kalsium dan sumber terbaik untuk vitamin B, D dan protein. Ibu menyusui yang mendapatkan kalsium dari susu menjamin pengembangan dari tulang bayi yang baru lahir. 

Produksi ASI dipengaruhi dengan semakin seringnya bayi menyusui. Ketika bayi menyusu tubuh akan mengeluarkan hormon oksitosin yang berfungsi penting dalam pengeluaran ASI. Ketika bayi menyusu akan ada pula respon ke otak ibu untuk mengeluarkan ASI lebih banyak. Jadi semakin jarang menyusu dan semakin cepat waktu menyusu berpengaruh dengan jumlah ASI. Sebaiknya susui bayi minimal 20 menit tiap payudaranya. Jika sudah selesai satu payudara dapat berganti ke payudara satunya. Posisi menyusu yang baik juga harus diperhatikan. Berikut faktor yang memperngaruhi jumlah ASI:

  • Produksi ASI juga sangat dipengaruhi kondisi psikis si ibu. Bila hati ibu tenang, bahagia, maka produksi ASI akan berlimpah. Kemungkinan hanya 1 dari 1000 wanita yang benar-benar tidak dapat menyusui. Kurangnya istirahat merupakan penyebab tersering produksi ASI berkurang. Stres piskologis juga mempengaruhi kuantitas ASI
  • Konsumsi kafein dalam jumlah besar dapat membuat tubuh dehidrasi. Hal ini dapat menyebabkan berkurangnya produksi ASI. Terlalu banyak kafein juga mempengaruhi bayi karena beberapa kafein dapat dikeluarkan lewat ASI sehingga menyebabkan bayi mengalami gangguan tidur dan rewel. Merokok dapat menggangu pelepasan hormon oksitosin yang berfungsi untuk menstimulasi keluarnya ASI dari payudara ibu. Alkohol dapat mengganggu proses keluarnya ASI dari payudara, selain itu dapat pula merubah rasa ASI, dan yang terburuk adalah dapat mengganggu perkembangan bayi.
  • Beberapa jenis obat-obatan seperti golongan antihistamin, dekongestan (pelega nafas) dan diuretik dapat mempengaruhi jumlah produksi ASI. Begitu juga dengan pil KB
  • Diet

Apakah salah satu faktor diatas terkait dengan kondisi Anda saat ini? Apakah ASI masih dapat keluar? Kami anjurkan memang Anda tetap harus berusaha agar bayi Anda mendapatkan ASI Anda, karena ASI merupakan hal yang sangat baik untuk bayi, dari ASI sang bayi bisa mendapatkan imunitas (daya tahan tubuh) serta komponen-komponen lain yang baik untuk perkembangan bayi terutama perkembangan otak. Untuk merangsang pengeluaran ASI, sebaiknya Anda lebih sering menyusui anak Anda. Selain itu Anda juga dapat dilakukan masase/pemijatan pada payudara untuk merangsang pengeluaran ASInya. Apabila memang pengeluaran ASI Anda sangat sulit maka bisa Anda kombinasi dengan susu formula namun tetap usahakan agar bayi Anda mendapatkan ASI. Jika sekiranya jumlah ASI masih mencukupi kebutuhan anak Anda, maka susu formula belum perlu diberikan.

Berikut kami sertakan beberapa artiket terkait yang mungkin dapat menambah informasi Anda :

Diet Sehat untuk Ibu yang Baru Saja Melahirkan

Olahraga Aman Selama Menyusui

ASI: Serba-serbi Menyusui

Menyusui: Gol Kemenangan Bagi Kehidupan

Bahaya Anemia Mengintai Ibu Menyusui

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga informasi ini bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar