Sukses

Tips Penanganan Kolesterol Tinggi
17 Sep 2016, 22:45 WIB
Pria, 42 tahun.

colesterol saya test pertama 245 dan saya di beri sivastatin 5mili seminggu setelahnya kok malah jadi 285? dan saya di beri sivastatin 10mili apakah ini solusi yg baik dok? mhn sarannya Regards tjwanto

 

Terimakasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Penanganan kolesterol tinggi harus meliputi perubahan pola hidup dan pemberian obat penurun kolesterol. Kurangi konsumsi lemak jenuh, seperti makanan yang digoreng. Jika dokter menilai bahwa Anda membutuhkan obat, maka minumlah secara teratur. Olahraga yang dapat dilakukan adalah olahraga yang bertujuan untuk meningkatkan daya tahan (endurance), dan tidak menambah peningkatan tekanan (pressure), contohnya jalan kaki, bersepeda, senam, renang, dan olahraga aerobik. Sebaiknya hindari olahraga yang bersifat kompetisi (sepak bola, futsal, bulu tangkis, tenis, dll) karena cenderung memacu emosi sehingga mempercepat peningkatan tekanan darah. Olahraga mengangkat beban juga tidak diperbolehkan karena dapat meningkatkan tekanan darah secara mendadak.

Penting untuk diperhatikan, agar bermanfaat, olahraga harus dilakukan secara teratur, yaitu 3 - 5x seminggu, masing-masing 30 - 60 menit. Selain itu, ada baiknya Bapak dan/atau keluarga membeli dan belajar menggunakan alat pengukur tekanan darah. Hal ini perlu, karena sebelum dan sesudah olahraga tekanan darah perlu diukur. Sebelum mulai olahraga, tekanan darah sistolik tidak boleh melebihi 160 mmHg, sedangkan tekanan darah diastolik tidak melebihi 100 mmHg. Sedangkan, idealnya tekanan darah terkontrol sampai 140/90 mmHg sebelum mulai olahraga.

Untuk mendapatkan dosis latihan yang lebih akurat, sebaiknya Bapak berkonsultasi dengan dokter yang menangani Bapak, untuk dilakukan Uji Latih Jantung dengan beban (treadmill) agar dapat dinilai reaksi tekanan darah serta perubahan aktifitas listrik jantung (EKG), sekaligus menilai tingkat kapasitas fisik.

Keteraturan olahraga juga harus diikuti dengan pengendalian stress/emosi, serta makanan. Diet yang perlu dijalani oleh penderita hipertensi, adalah diet rendah garam. Yang dimaksud dengan mengurangi garam disini bukanlah semua jenis garam namun pembatasan jumlah garam NaCl dalam makanan. Sumber natrium/sodium yang utama adalah natrium klorida (garam dapur), penyedap masakan (monosodium glutamat = MSG), dan sodium karbonat. Konsumsi garam dapur (mengandung iodium) yang dianjurkan tidak lebih dari 6 gram per hari atau setara dengan satu sendok teh. Sedangkan untuk mengatasi kadar kolsterol yang tinggi diperlukan diet rendah kolesterol yaitu makan makanan yang banyak mengandung serat, dan mengurangi konsumsi lemak jenuh (daging sapi, kambing, babi, susu full cream atau susu murni, jerohan, mentega, keju). Bapak dapat membaca lebih lengkap mengenai diet ini pada artikel kami ini: Aneka Macam Diet Penyakit.

Selain itu, jangan lupa untuk minum obat yang diberikan oleh dokter dan kontrol secara teratur untuk menilai keberhasilan terapi serta olahraga dan diet yang Bapak lakukan. Demikian penjelasan yang dapat saya berikan. Semoga membantu.

0 Komentar

Belum ada komentar