Sukses

Ngompol Pada Orang Dewasa

27 Aug 2016, 15:44 WIB
Pria, 21 tahun.

mau tanya dok, 3 tahun yang lalu saya mengalami kecelakaan dan di rujuk ke rumah sakit dok... dulu setelah keluar dari rumah saki, saya merasa susah buang air kecil dok, dan setelah membuang air kecil ada terasa perih di kemaluan... dan saya konsultasi sama menteri saya di bilang kena infeksi saluran kemih... sekarang rasa susah dan perih buang air kecilnya udah hilang. tpi saya sekarang sering mengompol di malam hari dok, mengompolnya memang sekali kambuh sama infeksinya dok,. tapi kenapa infeksinya udah sembuh mengompolnya masih tetap dok??? dulu waktu kecelakaan ada luka di atas bokong di bawah punggung saya dok, dan kata dokter lukanya itu mengenai urat saya. apakah itu ada hubunganya dengan penyakit mengompol saya fok??? mohon bantuan dan sarannya dok. terimakasih banyak y dok atas kesempatannya.

Terimakasih Anda telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.com

Mengompol atau tidak dapat menahan berkemih dalam dunia kedokteran disebut sebagai inkontinensia urin. Ada beberapa jenis inkontinensia urin. Berdasarkan cerita Anda, sepertinya Anda mengalami stres inkontinensia urin.

Stres inkontinensia urin yaitu keluarnya sedikit air kemih dalam jumlah sedikit atau banyak karena peningkatan tekanan intra-abdomen (perut) misalnya saat batuk, tertawa, bersin, olahraga, hamil. Peningkatan tekanan intraabdomen akan menyebabkan tekanan di kandung kemih juga meningkat. Hal ini biasanya terjadi pada mereka yang memiliki kelemahan pada otot panggul, meskipun dapat pula terjadi pada orang normal.

Ada juga beberapa kondisi yang dapat menyebabkan inkontinensia urin, diantaranya :

  • gangguan otot kemih
  • gangguan saraf
  • infeksi
  • berat badan berlebihan
  • diabetes melitus
  • trauma pada perut dan panggul
  • dll

Kecelakaan atau trauma pada daerah pangul yang Anda alami memang berpotensi besar merusak saraf-saraf yang berfungsi untuk mengatur otot-otot berkemih yang berada di daerah panggul, sehingga jika saraf tersebut mengalami trauma, maka seseorang akan sulit untuk mengontrol ketika ia harus berkemih. Hindarilah minuman yang menyebabkan kencing bertambah banyak seperti teh dan kopi, jaga kebersihan alat kemaluan anda dan jangan biarkan menjadi lembab, dan apabila penyebabnya adalah infeksi maka membutuhkan antibiotika. Untuk memastikan tidak ada penyebab lain yang mendasari keluhan Anda, sebaiknya Anda memeriksakan diri ke dokter spesialis bedah urologi untuk dilakukan beberapa pemeriksaan.

Demikian yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar