Sukses

Sering Gatal

27 Aug 2016, 00:24 WIB
Pria, 17 tahun.

Dok, kulit aku gak ada bercak2 merah sdikit pun, tp selalu timbul rasa gatal di kulit, klo digaruk rasanya panas perih, tambah gatal lagi. ada solusinya?

 

Terima kasih atas pertanyaan Anda, 

Sudah berapa lama keluhan ini terjadi? Apakah di keluarga ada riwayat alergi? Apakah betul awalnya memar atau merah-merah? Penyebab tersering keluhan sering gatal di kulit adalah dermatitis atopi.

Dermatitis atopi dapat dipicu oleh pencetus (alergen) yang berkontak dengan kulit, hal tersebut terjadi pada orang  yang sensitif terhadap iritasi di kulit. Kulit kering, kemerahan, rasa gatal dan panas merupakan salah satu gejala eksim. Untuk beberapa kasus, dapat muncul berulang-ulang atau berlangsung secara kronik (dalam jangka waktu lama). Kebiasaan untuk menggaruk kulit yang gatal tersebut justru akan memperparah kondisi kulit dan pengobatan dapat berlangsung lebih lambat.

Penyebabnya diperkirakan berhubungan dengan sistim kekebalan tubuh yang berkaitan dengan reaksi alergi. Kontak dengan bahan alergen (pencetus alergi) akan dapat memicu kambuhnya eksim kembali. Bahan-bahan alergen (yang juga mungkin didapatkan berkontak dengan Anda adalah sabun, detergen, udara (dingin, panas, lembab), krim, parfum, keringat, garukan, bakteri, emosi atau stres , pakaian, dan perhiasan.

Dermatitis memang sulit dan membutuhkan waktu lama untuk sembuh. Cara terbaik untuk menghindari dermatitis kambuh kembali adalah mengenali faktor pencetus apa yang dapat membuat gatal kambuh kembali (detergen, pelembab, atau stres) dan sebisa mungkin hindari pencetus tersebut. Langkah selanjutnya adalah mencegah kulit kering dengan menggunakan sabun bayi dan mengoleskan pelembab pada kulit, hindari sepatu atau kaus kaki yang meningkatkan kelembaban pada kulit (hindari berkeringat banyak pada kaki) , dan hindari menggaruk.

Apabila memang alergen sulit untuk dihindari maka dapat dioleskan salep kortikosteroid lemah. Ingatlah untuk mengoleskannya hanya ketika  sedang kambuh. Hindari stres, makan bergizi, dan beristirahat teratur. Kortikosteroid topikal apabila digunakan dalam jangka waktu lama dapat menimbulkan penipisan kulit, hipopigmentasi, dan jerawat. Efek sistemiknya adalah supresi pertumbuhan dan supresi adrenal.

Kami menyarankan agar Anda berkonsultasi ke dokter spesialis kulit dan kelamin untuk evaluasi dan pengobatan lebih lanjut, namun ingat bila memang terdiagnosa dengan dermatitis maka memang akan sulit sembuh, namun banyak kasus dimana dengan pertumbuhan usia maka gejala dermatitis berkurang atau bahkan sampai hilang.

Demikian penjelasan yang dapat kami berikan. Semoga membantu. 

Salam,

    0 Komentar

    Belum ada komentar