Sukses

Hubungan Kesemutan dan Berat Badan

26 Aug 2016, 16:23 WIB
Wanita, 20 tahun.

halo dok. berdasarkan skala MBI, tubuh saya tergolong normal, tapi kenapa saya sering mengalami kesemutan pada area paha kebawah? thank you

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klik Dokter.

Kesemutan yang Anda alami tidak ada kaitannya dengan berat badan. Yang perlu anda khawatirkan adalah jika keluhan kesemutan anda semakin meluas dari hari ke hari, semakin sering dan disertai dengan keluhan-keluhan lain seperti sakit kepala, muntah-muntah, kelumpuhan anggota tubuh, gangguan penglihatan, gangguan pendengaran, dan lain sebagainya. Jika hal-hal tersebut terjadi pada diri anda, sebaiknya anda segera memeriksakan diri ke dokter spesialis saraf untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut sehingga anda segera mendapatkan pengobatan yang tepat.

Terdapat beberapa hal yang dapat menimbulkan terjadinya kesemutan, baik kesemutan yang bersifat sementara ataupun kesemutan yang berlangsung jangka panjang (kronis). Baberapa hal yang dapat menimbulkan kesemutan yang sementara antara lain adalah :

  • penekanan saraf yang berlangsung lama (seperti saat tidur, duduk bersila, dll)
  • frekuensi napas cepat
  • serangan panik
  • dehidrasi (kurang cairan)
  • kekurangan suplai darah pada tempat kesemutan
  • dsb 

Sedangkan kesemutan yang berlangsung lama (kronis) dapat disebabkan oleh:

  • gangguan otak, saraf tulang belakang atau saraf tepi, termasuk di dalamnya adalah trauma, stroke, perdarahan otak, tumor, infeksi otak dan selaputnya, penekanan pada saraf akibat posisi, dsb
  • gangguan jantung dan pembuluh darah
  • gangguan metabolik dan hormonal: diabetes, gula darah rendah, gangguan hormon tiroid, menopause, kadar kalsium, kalium, natrium, ureum abnormal.
  • infeksi dan sindrom post-infeksi
  • gangguan jaringan ikat dan imunitas
  • kelainan darah, kulit, tulang, dan sendi
  • kurang vitamin: vit B1, vit B5 dan B12
  • keganasan/tumor otak
  • dsb

Untuk sementara, Anda dapat mengkonsumsi multivitamin B kompleks untuk mengurangi keluhan. Namun kami sarankan Anda menemui dokter spesialis saraf agar dapat ditelusuri lebih lanjut penyebabnya disertai penanganan optimal.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar