Sukses

Mengatasi Anak Alergi Susu Sapi Berulang
26 Aug 2016, 14:38 WIB
Wanita, 29 tahun.

Dok, ank sy alergi susu sapi& disarankan dokter Enfamil Gentle Care tapi masih tidak cocok, kemudian saya ganti ke Isomil susu soya sampai skrg sudah 10 bulan. Terkadang kulitnya di lipatan leher masih muncul merah. Ank saya sering banget keringatan walaupun sudah memakai AC. apakah itu biang keringat atau masih alergi? Rencana saya setelah 1 thn, susunya mau saya ganti ke Morinaga PHP, apakah bisa? karena saya takut alergi susu sapinya muncul kembali. Mohon infonya. TQ

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi tanya dokter di Klikdokter.com 

Kami mengerti kekhawatiran yang Anda rasakan saat ini. 

Apabila anak Anda benar menderita alergi susu sapi, sebaiknya anak Anda menghindari segala makanan yang berbahan dasar susu sapi seperti keju, biskuit susu, dsb. Sebagai alternatif, susu kedelai, susu beras, dan susu nabati lain dapat menggantikan susu sapi, namun perlu diketahui bahwa 20% anak yang alergi susu sapi juga memiliki alergi terhadap susu kedelai .Satu-satunya cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi alergi adalah dengan menghindari alergen penyebab. Gantilah susu yang dikonsumsi anak Anda dengan susu lain yang lebih hipoalergenik (HA). Protein susu sapi dapat menimbulkan alergi yang menetap sampai akhir masa anak-anak. Meskipun demikian, biasanya alergi susu sapi akan hilang dengan sendirinya seiring dengan matangnya saluran pencernaan bayi (pada usia 2-3 tahun)

Anak yang alergi susu sapi jika dipaksa untuk mengkonsumsi makanan yang memicu alerginya (susu formula biasa) akan mengalami reaksi alergi yang terus menerus. Timbulnya reaksi alergi ini akan menimbulkan rasa tidak nyaman bagi anak dan membuat anak menjadi lebih rewel. Lebih lanjut, hal tersebut dapat mengganggu tumbuh kembang anak.Sementara itu, anak hanya diperbolehkan mengonsumsi susu pengganti formula soya atau susu formula jenis hipoalergenik (HA) dan bahan makanan lain bebas susu sapi maupun produk turunannya (keju, yoghurt).

Jika keluhan masih berlanjut kami sarankan Anda untuk melakukan konsultasi lebih lanjut dengan dokter spesialis anak agar dapat didiskusikan kembali terkait masalah yang terjadi pada anak Anda.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

Salam sehat,

 

0 Komentar

Belum ada komentar