Sukses

Kulup Penis Tidak Dapat di Tarik ke Belakang

25 Aug 2016, 00:48 WIB
Pria, 15 tahun.

Dok, saya Dion saya berusia 15 tahun, sebelumnya golongan darah saya tidak bener (karena belum dicek) dan kulup penis saya tidak belum terbuka sampe ke glans.. saya ingin bertanya seputar penis dok, mohon dijawab dok : 1.sebenarnya, yang baik itu apa ? Kulup penis terbuka atau kulup penis tertutup ? 2. Dok, saat penis saya dalam keadaan tegang, kenapa kulupnya gak tertarik otomatis ? 3.saat kulup telah terbuka sampe ke glans (penis saya dalam keadaan tidak tegang), yang baik itu apakah kulup selamanya terbuka atau tertutup ? 4.waktu saya menarik kulup (kulit penutup kepala penis), nah kulitnya jadi berlipat lipatkan ? Nah, waktu saya lihat kulitnya, ternyata ada putih2 gitu yang menempel dikulitnya, waktu saya mau pegang kulitnya/membersihkan putih2nya, kulitnya terasa sakit/ngilu waktu dipegang, itu kenapa dok ? Apakah itu memang harus dibersihkan ? 5.kulup penis saya belum terbuka sampe ke glans dok (masih menutupi kepala penis sepenuhnya) tapi kulupnya bisa saya tarik dok walaupun ada terasa sakit/nyeri dikit, nah pertanyaan saya dok, waktu saya narik kulupnya sampe setengah kepala penis...nah saya pegang tuh kepala penis yang udah terbuka kulupnya dikit, dan waktu dipegang kok sakit/ngilu banget ya dok ? 6. Dok, kok waktu saya buka kulup penisnya dikit, kayak ada tali gitu (bukan tali sih, tapi kayak tali cuma berbentuk daging, panjangnya kurang lebih 2 cm, kira2 mirip kumis ikan mas cuma lebih tebal dan berwarna daging) kayak ada tali gitu di dekat lubang kencing , itu apa ya dok ? Itu normal gak ? SORRY DOK BANYAK TANYA, SOALNYA MAU TANYA ORTU MALU, MAU TANYA KE FORUM TAKUT JAWABANNYA NGAWUR, YAUDAH DEH TANYA KESINI AJA, SEMOGA DOKTER MENGERTI PERMASALAHAN SAYA, MOHON DIJAWAB DOK TERIMAKASIH, DOK !

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi KlikDokter.

Kami mengerti kekhawatiran yang Anda rasakan. Kami coba jawab pertanyaannya satu persatu ya.

1. Yang dimaksud 'yang baik' disini apakah pada keadaan sehari-hari, pada saat berhubungan, atau pada saat saat tertentu lainnya? Pada keadaan secara umum, tidak terlalu banyak perbedaan, namun yang ditekankan disini adalah pada pria yang tidak disirkumsisi (disunat), sangat disarankan untuk membersihkan glans secara rutin untuk memastikan bahwa tidak ada smegma (kotoran berwarna putih) yang tersisa. Pria yang tidak disirkumsisi dapat melakukan retraksi (menarik ke belakang) dari kulup untuk membersihkan glans, hanya bila tidak terdapat tahanan atau rasa nyeri saat melakukan retraksi.

2. Saat terjadi ereksi (penis dalam keadaan tegang), umumnya kulup juga dapat ikut retraksi. Bila pada anda kulup tidak dapat retraksi secara penuh, hal tersebut dapat disebut juga dengan istilah fimosis. Namun, untuk menentukan diagnosis pasti, dibutuhkan pemeriksaan fisis secara langsung oleh dokter.

3. Serupa dengan jawaban dari pertanyaan nomor 1.

4. Salah satu kemungkinan dari rasa nyeri yang Anda alami dapat dikarenakan sensitivitas dari glans yang tinggi, yang membuat Anda merasakan sensasi tersebut. Namun, sekali lagi ditekankan bahwa dibutuhkan pemeriksaan fisis secara langsung untuk memastikan hal ini.

5. Serupa dengan jawaban dari pertanyaan nomor 1. Bila kulup sulit untuk ditarik ke belakang dengan maksimal, disarankan untuk tidak melakukan pemaksaan penarikan kulup ke belakang, untuk mencegah terjadinya kondisi dimana kulup tertarik maksimal ke belakang namun tidak dapat kembali lagi dan menimbulkan rasa nyeri atau sensasi mengikat pada glans, yang disebut dengan istilah parafimosis.

6. Kemungkinan yang Anda deskripsikan adalah frenulum (jaringan pada kulup/kepala penis). Namun, karena kami tidak melakukan pemeriksaan fisis secara langsung, kami belum dapat memastikan hal yang Anda maksud disini.

Dari gambaran yang Anda berikan, ada kemungkinan bahwa Anda mengalami kondisi yang disebut fimosis, di mana kulup tidak dapat ditarik ke belakang secara maksimal. Namun, untuk memastikan diagnosis yang tepat dibutuhkan pemeriksaan fisik secara langsung. Tatalaksana yang disarankan untuk fimosis adalah sirkumsisi atau sunat. Kami menyarankan agar Anda berkonsultasi dengan dokter spesialis urologi guna dilakukan pemeriksaan fisis secara langsung untuk menentukan diagnosis yang tepat dan tatalaksana yang sesuai.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam sehat,

Tim Redaksi Medis KlikDokter.

0 Komentar

Belum ada komentar