Sukses

Lendir Serviks dan Kesuburan

24 Aug 2016, 13:44 WIB
Wanita, 27 tahun.

Dok, saya mau Tanya stiap setelah datang bulan beberapa minggu kmdian saya selalu keluar keputihan Dan selalu pas mas subur kenapa ya dok? Apa itu menghambat kehamilan brhubung saya sdh menikah 1thn. Terima kasih

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.?

Cairan vagina normal memiliki ciri-ciri berwarna putih jernih, bila menempel pada pakaian dalam warnanya kuning terang, konsistensi seperti lendir (encer-kental) tergantung siklus hormon, tidak berbau serta tidak menimbulkan keluhan. Ketika cairan yang keluar dari vagina sudah mengalami perubahan warna (menjadi putih susu, keabuan, hingga kehijauan), berbau, banyak dan disertai keluhan lain (seperti gatal, panas, dll) menunjukkan bahwa telah terjadi keputihan abnormal yang umumnya disebabkan karena infeksi oleh bakteri, jamur ataupun parasit. 

Dari cerita Anda, keluarnya keputihan/lendir terjadi pada saat masa subur. Lendir ini umumnya terjadi sekitar 10 - 14 hari sebelum hari, berwarna bening, tidak berbau, dan elastis. Lendir ini tidak menghambat kehamilan, justru karena ada lendir tersebut, Anda jadi tahu pasti bahwa sedang dalam masa subur. Lendir ini juga melindungi dan membantu sperma mencapai saluran reproduksi wanita untuk bisa membuahi sel telur.

Agar bisa hamil, dibutuhkan sel sperma dan sel ovum yang sehat. Karena itu, baik pria dan wanita harus menjaga kondisi tubuhnya agar bisa menghasilkan sel sperma dan ovum yang baik. Berikut ini adalah kiat-kiat alami agar cepat hamil:

1. Tentukan masa subur Anda

Masa subur berlangsung 5 hari sebelum ovulasi (pelepasan ovum/sel telur) hingga hari saat ovulasi. Keenam hari ini mencerminkan masa hidup sperma (5 hari) dan ovum (24 jam). Kemungkinan hamil akan tinggi bila hubungan intim dilakukan pada waktu-waktu ini.

Apabila hubungan intim dilakukan 6 hari atau lebih dari saat ovulasi, peluang hamil adalah nol. Apabila dilakukan 5 hari sebelum ovulasi, kemungkinan hamil sekitar 10%. Peluang untuk hamil meningkat hingga 2 hari sebelum ovulasi dan saat hari ovulasi. Kurang lebih 12 hingga 24 jam setelah ovulasi, peluang untuk hamil menurun dengan cepat.

Bagaimana caranya untuk mengetahui waktu ovulasi Anda?

  • Catat selalu rata-rata siklus haid Anda. Hari 1 adalah hari pertama Anda haid.
  • Ovulasi terjadi kurang lebih 2 minggu (14 hari) sebelum haid berikutnya. Apabila siklus haid rata-rata 28 hari, Anda akan ovulasi di sekitar hari ke-14.

Ingat bahwa masa subur adalah 6 hari (5 hari sebelum dan saat hari ovulasi). Dua hari sebelum dan hari ovulasi adalah masa paling subur. Masa paling subur ini berbeda-beda tergantung panjang siklus Anda, contohnya:

  • Siklus 28 hari, ovulasi akan terjadi pada hari ke-14, masa paling subur adalah hari ke-12, 13, dan 14.
  • Siklus 21 hari, ovulasi akan terjadi pada hari ke-7, masa paling subur adalah hari ke-5, 6, dan 7.
  • Siklus 35 hari, ovulasi akan terjadi pada hari ke-21, masa paling subur adalah hari ke-19, 20, dan 21.

Apabila siklus haid Anda tidak teratur, lihat periksa siklus terpanjang dan terpendek dalam 3 bulan terakhir. Misalnya siklus terpanjang 35 hari dan siklus terpendek 21 hari. Hari 1 adalah hari pertama haid. Masa subur Anda berada di (21-18)/hari 3 hingga (35-11)/hari 24. Di antara hari ke-3 hingga ke-24 ini Anda memiliki peluang untuk hamil.

Apabila masa subur sulit diperkirakan, hubungan intim dianjurkan setiap 2 hingga 3 hari untuk meningkatkan peluang hamil.

2. Maksimumkan kesuburan Anda, dengan:

  • Berhubungan intim dengan teratur 2-3x/minggu
  • Berhubungan intim setiap hari di masa subur
  • Lakukan gaya hidup sehat dengan mempertahankan berat badan yang baik/ideal, berolahraga 3-4x/minggu, membatasi konsumsi kafein dan teh, dan mengelola stres
  • Sediakan waktu untuk konseling pra kehamilan dengan dokter kebidanan Anda, tujuannya  agar kesehatan Anda bisa dievaluasi secara menyeluruh dan mengetahui apa saja yang harus diperbaiki/diantisipasi terkait dengan riwayat kesehatan Anda
  • Minum vitamin untuk kesehatan janin, terutama asam folat

3. Hindari hal-hal berikut ini:

  • Merokok, konsumsi alkohol, minum obat-obatan tanpa saran dokter
  • Exercise yang berlebihan

4. Tingkatkan kualitas sperma dengan:

  • Hindari alkohol, rokok, dan obat-obatan terlarang
  • Minum vitamin yang mengandung seng, kalsium, asam folat, vitamin C, D, dan E

5. Carilah waktu untuk berlibur bersama pasangan Anda agar tubuh dan pikiran rileks

 

Demikian informasi kami sampaikan. Semoga bermanfaat. (FA)

Salam,
Redaksi Klikdokter

0 Komentar

Belum ada komentar