Sukses

Sering Pusing dan Susah Tidur

20 Aug 2016, 11:34 WIB
Wanita, 19 tahun.

dok saya mau tanya, kepala saya pusing tapi terkadang ubun2 terasa dingin. lalu saya juga kesulitan tidur malam dan kurang tidur. ini penyakit apa ya dok?

 

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Tanya Dokter KlikDokter.com

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan. Perlu dibedakan antara pusing dan sakit kepala. Pusing biasanya disertai perasaan lingkungan seperti berputar (vertigo). Seperti apa keluhan nyeri kepala yang Anda rasakan, apakah nyeri kepala di seluruh bagian kepala atau sebelah? Nyeri seperti diikat atau berdenyut? Adakah gejala lain seperti kesemutan/baal, kelemahan sisi tubuh, gangguan penglihatan, penurunan berat badan, mual/muntah? Bagaimana intensitas nyeri Anda, apakah sama atau semakin lama semakin berat? Apakah saat gejala muncul Anda melihat lingkungan sekitar seperti bergoyang?

Terdapat beberapa penyebab sakit kepala dan perlu diketahui bahwa sakit kepala umumnya tidak diketahui sebabnya (lebih kurang 90%). Biasanya sakit kepala dapat dicetuskan oleh pola makan tidak teratur, kelelahan, kurang tidur, dsb. Sakit kepala yang tidak diketahui sebabnya ini disebut dengan sakit kepala primer, contohnya adalah migraine dan tension type headache, cluster headache. Sakit kepala yang sebabnya diketahui lebih sedikit (sakit kepala sekunder) dapat disebabkan oleh misalnya sakit gigi, demam, tumor otak, dll.  Sedangkan keluhan pusing biasanya disebabkan oleh vertigo.

  1. Tension type headache (TTH)

Sebagian besar nyeri kepala di daerah belakang dan leher disebabkan oleh tension type headache (TTH).  Bila keluhan sakit kepala seperti tertindih benda berat/diikat dan melibatkan otot-otot leher maka kemungkinan Anda mengalami TTH. Sakit kepala tipe ini seringkali disertai dengan adanya rasa sakit/kaku di bagian leher/tengkuk, yang dapat juga menjalar hingga ke punggung, mata atau otot-otot lainnya di tubuh.

Beberapa faktor dapat menjadi pemicu timbulnya TTH, antara lain :

  • Stress : biasanya sakit kepala timbul di siang atau sore hari setelah stress bekerja atau ujian

  • Gangguan tidur

  • Posisi tubuh yang salah saat bekerja

  • Waktu makan yang tidak teratur

  • Kelelahan mata

  • Penghentian konsumsi kafein

2. ??Migrain

Sekitar 60% penderita migrain akan merasakan sakit kepala sebelah dan berdenyut. Disamping sakit kepala, biasanya penderita migrain juga dapat mengalami gangguan penglihatan (seperti sakit saat melihat cahaya) atau gangguan fungsi sensoris lainnya (seperti baal atau kesemutan pada kaki) beberapa saat sebelum mengalami sakit kepala, yang dikenal dengan istilah aura. Namun, tidak semua penderita migrain mengalami aura sebelum sakit kepala muncul, hanya sekitar 35% migrain yang disertai dengan aura (migrain klasik).

3. Vertigo

Vertigo didefinisikan sebagai rasa pusing berputar, sehingga sekeliling kita atau diri kita rasa berputar. Vertigo sendiri dapat dibedakan menjadi dua:

  1. Vertigo sentral: gangguan pada saraf otak

  2. Vertigo perifer: gangguan pada kanalis semisirkularis telinga, penyebab paling sering dari vertigo

Pada vertigo perifer, pencegahan yang terbaik adalah dengan mengatasi masalah pada organ keseimbangan tersebut, hal ini dapat dilakukan oleh dokter ahli telinga, hidung, dan tenggorokan (THT) atau oleh dokter spesialis syaraf. Dokter akan melakukan manuver-manuver yang berhubungan dengan posisi tubuh Anda (Hallpike maneuver) sehingga dapat mengurangi atau menyembuhkan vertigo. Bila sudah terlanjur terkena vertigo, pengobatan sederhana yang dapat menolong Anda adalah dengan mengkonsumsi obat-obatan, memejamkan mata, dan menjaga agar posisi kepala tidak bergerak. 

Sementara ini, yang dapat Anda lakukan saat sakit kepala menyerang adalah;

  • Minum obat penghilang rasa sakit

  • Istirahat

  • Apabila setelah minum obat penghilang rasa sakit dan istirahat, rasa sakit tidak berkurang bahkan makin hebat, segeralah datang ke Dokter. Diperlukan pemeriksaan fisik dan penunjang untuk mengetahui penyebab sakit kepala Anda.

KELUHAN SULIT TIDUR

Insomnia adalah kesukaran dalam memulai atau mempertahankan tidur. Insomnia adalah sebagian dari gangguan tidur, tetapi keluhan ini adalah keluhan yang paling sering dari gangguan tidur.

Sebelumnya harus Anda ketahui bahwa terdapat beberapa faktor penyebab gangguan tidur, seperti faktor predisposisi psikologis dan biologis, penggunaan obat-obatan dan alkohol, faktor lingkungan dan kebiasaan buruk. Faktor-faktor tersebut jarang berdiri sendiri. Sebagai contoh adalah faktor fisis tertentu yang dapat memicu timbulnya masalah psikologis, begitupun sebaliknya. Faktor psikologis juga dapat memengaruhi sistem saraf pusat  sehingga membuat kondisi fisis senantiasa siaga seperti saat cemas, tegang, atau stres.

Mengingat banyaknya faktor yang dapat menyebabkan gangguan tidur, perlu dilakukan evaluasi lebih lanjut untuk memastikan penyebabnya, termasuk menggali berbagai kemungkinan adanya kondisi medis yang mendasari. Bila ditemukan kondisi medis / penyakit yang mendasari, tentunya diperlukan terapi fisis tertentu. Namun bila kemungkinan tersebut sudah dapat disingkirkan, terdapat beberapa tips yang dapat Anda terapkan:

  1. Hindari konsumsi minuman yang mengandung kafein saat sore hingga malam hari

  2. Biasakan diri untuk berolahraga teratur, tidak merokok, hindari konsumsi alkohol,narkotik, dsb.

  3. Cobalah mengatur pola tidur

  4. Bangun dan tidur pada waktu yang sama setiap harinya, bahkan ketika hari libur.

  5. Buatlah suasana yang efektif dan efisien untuk tidur.

  6. Buat diri senyaman mungkin untuk tidur, seperti dengan penggunaan lampu tidur, penutup mata, menghindari suara bising, televisi, dsb. Tidur di ruangan gelap lebih baik daripada ruangan terang.

  7. Hindari penggunaan obat tidur, terutama tanpa anjuran dokter.

  8. Obat tidur hanya efektif untuk sementara dan penggunaan yang berlebihan justru akan membuat penurunan efektivitas obat tersebut. Terapi terbaik adalah dengan mengatasi penyebabnya, bukan gejala. Selama penyebab yang mendasari masih ada, Anda akan terus mengalami gangguan tidur. Sebaiknya anda hentikan penggunaan obat yang biasa anda konsumsi, karena kandungan dari obat tersebut dapat menyebabkan ngantuk.

  9. Relaksasi

  10. Buat diri serileks mungkin, seperti dengan meditasi atau yoga.

  11. Berpikir positif.

  12. Jika memiliki masalah psikologis, cobalah untuk menerima dan menghadapinya.

Demikian, semoga informasi ini bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar