Sukses

Hiperplasia Endometrium dan Perdarahan Setelah Sanggama
18 Agu 2016, 15:00 WIB
Wanita, 24 tahun.

Dok sy mau tanya,buln Juni kmrin sy telat haid 3 buln lalu sy konsultasi pd dokter,di USG ktnya dinding rahim sy tebal & hormon tdk seimbang.Sy di kasih obt hormon & antioksidan,bbrp hari kemudian di haid.Tp buln brikutnya smpe skrng blom haid lg dok.Kemrin stelah berhubungan keluar darah,apa itu tanda ada pnyakit serius dok? Terimakasih...

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.
Kami memahami kekhawatiran Anda. 

Dari yang Anda ceritakan, sepertinya Anda mengalami yang disebut dengan hiperplasia endometrium (HE). Hiperplasia endometrium dapat terjadi pada wanita dari segala usia. Kondisi ini disebabkan oleh penebalan dinding rahim akibat pertumbuhan sel yang berlebihan. Beberapa ahli mengatakan kondisi ini merupakan kondisi pre-kanker atau prekursor dari kanker rahim. Kadang-kadang, area yang mengalami hiperplasia (pertumbuhan berlebih) dapat kembali normal tanpa atau dengan pengobatan. Untuk usia Anda, memang biasanya diberikan terapi hormon yang berisi estrogen-progestin yang diminum selama 3-6 bulan. Tujuannya untuk menstimulasi siklus haid yang teratur. Sampel jaringan biasanya diambil setelah 3 bulan untuk melihat perubahan setelah terapi. 

Kondisi HE tidak berhubungan dengan perdarahan setelah sanggama. Perlu diketahui terlebih dulu apakah perdarahan setelah sanggama ini baru pertama kali terjadi atau sudah beberapa kali. Atau terjadi setiap kali setelah sanggama. Selain itu, apakah ada gejala lain yang menyertai. 

Perdarahan setelah sanggama dapat merupakan tanda dari kondisi-kondisi berikut:

  • Infeksi, seperti penyakit radang panggul atau infeksi menular seksual seperti klamidia
  • Vagina yang kering (vaginitis atrofik) disebabkan karena kurangnya pelumas (utamanya setelah menopause)
  • Kerusakan pada vagina, seperti robekan jalan lahir
  • Polip serviks (leher rahim) atau polip endometrium (rahim) yang bersifat jinak
  • Ektropion serviks (erosi/luka lecet), di mana terdapat area yang meradang pada serviks
  • Pada kasus yang jarang dapat merupakan tanda kanker serviks atau vagina

Apabila Anda khawatir, sebaiknya segera periksakan kepada dokter kebidanan Anda. Beliau akan melakukan pemeriksaan untuk mengkonfirmasi penyebabnya.

Demikian informasi kami sampaikan. Semoga bermanfaat. (FA)

Salam,
Redaksi Klikdokter

0 Komentar

Belum ada komentar