Sukses

Belum Duduk Usia 8 Bulan
17 Aug 2016, 10:07 WIB
Pria, 8 tahun.

anak saya dari umur 6 bln saya ksh sufor.pertama saya ksh frisian flag tp anak saya kurang suka.teeus saya ganti nutribaby2 tp anak saya mencret.dan kurang suka juga.apa anak saya alergi sufor?anak saya juga agak kurus.trs di usia 8 bln anak saya belum biaa duduk dok,apa peekembangan anak saya agak lambat ya dok?kenapa?trakasih

dr. Irma Rismayanty

Dijawab Oleh:

dr. Irma Rismayanty

Terima kasih telah menggunakan layanan e-Konsultasi Tanya Dokter KlikDokter.com.

Kami mengerti rasa khawatir yang Anda rasakan.Keluhan mengenai ketidakmampuan anak Anda untuk duduk sendiri pada usia 8 bulan, patut mendapatkan perhatian. Memang, seharusnya pada usia sekitar itu, bayi sudah dapat duduk sendiri. Namun, berikan sedikit waktu terhadap anak Anda. Sembari itu, lakukan lah latihan-latihan yang ditujukan untuk memperkuat otot leher anak Anda.

Cara yang dapat dilakukan seperti berikut ini:

  • Mengembangkan fungsi kontrol terhadap kepala Latih bayi agar otot-otot lehernya kuat. Letakkan bayi pada posisi telentang. Pegang kedua pergelangan tangan bayi, tarik bayi perlahan-lahan ke arah anda, hingga badan bayi terangkat ke posisi setengah duduk. Jika bayi belum dapat mengontrol kepalanya (kepala bayi tidak ikut terangkat), jangan lakukan latihan ini. Tunggu sampai otot-otot leher bayi lebih kuat.

  • Duduk Bantu bayi agar bisa duduk sendiri. Mula-mula bayi didudukkan di kursi dengan sandaran agar tidak jatuh kebelakang. Ketika bayi dalam posisi duduk, beri mainan kecil ditangannya. Jika bayi belum bisa duduk tegak, pegang badan bayi. Jika bayi bisa duduk tegak, dudukkan bayi di lantai yang beralaskan selimut, tanpa sandaran atau penyangga.

Jika dalam beberapa bulan, tidak didapatkan kemajuan. Sebaiknya segera konsultasikan dengan dokter anak Anda.

Kami sarankan anda berkonsultasi ke dokter spesialis anak apakah benar anak anda menderita alergi susu formula atau alergi susu sapi. Karena mencret saja tidak bisa identik dengan alergi, mencret dapat disebabkan oleh infeksi juga. Tidak menutup kemungkinan anda anda pun menderita infeksi pencernaan atau alergi susu sapi. Jika memang anak anda menderita alergi susu sapi maka hentikan pemberian susu sapi tersebut dan gantilah dengan susu sapi yang memiliki protein terhidrolisis sebagian atau full.

Demikian informasi ini kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar