Sukses

Menjaga Berat Badan Stabil Saat Hamil
16 Aug 2016, 10:54 WIB
Wanita, 26 tahun.

Selamat siank dok, mau tanya , saya lagi hamil anak pertama dan usia kehamilan saya baru 2 minggu tapi berat badan saya sudah naik, bagaimana cara nya supaya berat badan saya stabil dan nutrisi buat bayi dalam kandungan terpenuhi. Terima Kasih

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi dari Klikdokter.com 

Kami mengerti kekhawatiran yang Anda rasakan. 

Secara kuantitas, Anda tidak perlu mengurangi porsi makan Anda, namun secara kualitas asupan yang biasa dikonsumsi sebelum hamil diperbaiki dan disesuaikan dengan kebutuhan ibu hamil. 

Berapa kilogram kenaikan berat badan Anda dari awal kehamilan sampai saat ini? 

Kenaikan berat badan pada hami yang disarankan adalah kenaikan berat badan hanya sekitar 1 kg, selama trimester kedua sekitar 3 kg (0,3kg/minggu), dan selama trimester ketiga kenaikan berat badan yang terjadi sekitar 6 kg (0,3-0,5 kg/minggu).

Namun Anda tidak perlu terlalu terpaku terhadap hal tersebut dalam mengatur berat badan Anda selama hamil. Yang terpenting Anda menjalani beberapa prinsip makan yang baik selama kehamilan seperti:  

  • Makanlah dengan lebih teratur. Tepat waktu. Makanlah dengan asupan nutrisi yang tepat.
  • Hindari makanan yang dapat membahayakan keselamatan ibu dan janin
  • Jangan diet selama masa kehamilan. Orientasi orang pada istilah diet adalah mengurangi porsi makan. Diet yang dimaksud disini adalah merubah asupan nutrisi dari porsi yang sudah ada, menjadi lebih berkualitas. Bukan mengurangi jumlah porsi makanan.
  • Makanlah dengan porsi pas. Tidak berlebihan, dan tidak kekurangan. Makan dengan jumlah porsi kecil namun dengan dalam intensitas sering merupakan cara yang lebih baik.
  • Konsumsi vitamin untuk ibu hamil secara teratur.
  • Minum air yang cukup.
  • Perhatikan keseimbangan gizi mengonsumsi makanan yang berserat, buah-buahan dan sayuran.

Zat-zat gizi yang dibutuhkan oleh ibu hamil antara lain:

1. Makanan dengan kalori tinggi. Setiap wanita hamil membutuhkan peningkatan sekitar 300 kalori/hari.

2. Protein. Ibu hamil membutuhkan sekitar 75 gram protein/hari. Peningkatan kebutuhan kalori ini dapat dipenuhi dengan meningkatkan makanan yang kaya akan protein hewani dan nabati, seperti daging, ikan, telur, susu, keju, kacang-kacangan, tempe, tahu, dll

3. Asam folat. Ibu hamil membutuhkan 600 mg folat/hari. Asupan asam folat ini dapat diperoleh dari suplementasi asam folat atau dari sayuran berwarna hijau seperti bayam, asparagus, jus jeruk, buncis, kacang-kacangan, roti gandum, dll. Asupan asam folat ini penting untuk mencegah cacat pada otak dan tulang belakang janin.

4. Zat besi. Ibu hamil membutuhkan sekitar 27 mg zat besi/hari. Asupan zat besi ini dapat diperoleh dari suplemen, ataupun dari daging merah, ikan, unggas, kacang-kacangan, dll.

5. Zinc. Ibu hamil dengan kadar zinc yang rendah dalam makanannya berisiko untuk melahirkan bayi prematur dan bayi dengan berat lahir rendah. Zinc dapat ditemukan secara alami pada daging merah, gandum utuh, kacang-kacangan, polong-polongan, dan lainnya. 

6. Kalsium. Kebutuhan kalasium ibu hamil adalah sekitar 1000 mg/hari. Kalsium ini dapat diperoleh dari susu, keju, yogurt, dll. 

7. Vitamin. Ibu hamil membutuhkan asupan vitamin dengan dosis:

  • Vitamin A : 770 mcg/hari
  • Vitamin B : 1,4 mg/hari
  • Vitamin C : 85 mg/hari
  • Vitamin D : 5 mcg/hari
  • Vitamin E : 15 mg/hari

Untuk informasi lebih lanjut, anda dapat membaca artikel kami yang berjudul Makanan Selama Kehamilan dan Nutrisi Kehamilan.

Demikian informasi yang dapat Kami berikan. Semoga bermanfaat.

 

Salam sehat,

0 Komentar

Belum ada komentar