Sukses

Penyebab Suara 'Grok' Anak
14 Aug 2016, 12:29 WIB
Wanita, 34 tahun.

Saya mau tanya dokter, baby saya berusia 17 hari, sejak lahir suka bunyi grok grok nafasnya sepertinya banyak lendir di hidung dan paru parunya, setiap kali habis minum susu formula suka batuk, susunya enfamil gentle care A+, karena asi saya sangat sedikit sekitar 20 ml kalau di pompa asi, apakah baby saya termasuk alergi susu sapi? Apakah formulanya tidak cocok dengan baby saya? Terima kasih.

 

Terima kasih atas pertanyaan Anda.

Alergi adalah reaksi hipersensitivitas tubuh terhadap lingkungan atau bahan-bahan yang oleh tubuh dianggap asing atau berbahaya. Reaksi alergi memang biasanya terjadi pada anak dari orang tua yang juga memiliki alergi (genetik).

Namun, pada beberapa kasus dapat juga ditemukan anak yang menderita alergi meskipun orang tuanya tidak memiliki alergi apapun karena disamping faktor genetik alegi juga dapat muncul karena faktor-faktor lain seperti faktor lingkungan, faktor infeksi dan polutan. Anak yang tidak mendapatkan ASI memang lebih berisiko untuk mengalami alergi susu sapi dibandingkan anak yang mendapatkan ASI ekslusif.

Bunyi "grok" yang berasal dari saluran nafas bayi dapat menunjukkan adanya cairan atau lendir pada paru-paru bayi. Paru-paru memang juga menghasilkan lendir. Bunyi muncul karena produksi lendir meningkat padahal belum bisa mengeluarkannya sendiri, karena refleks batuknya belum bekerja dengan baik.

Produksi lendir meningkat pada umumnya dialami oleh bayi yang memiliki bakat alergi dimana produksi meningkat karena terpapar oleh alergen. Penyebab lain adalah bayi mengalami infeksi virus influenza. Namun, sebetulnya jika napas yang berbunyi tersebut tidak disertai tanda infeksi seperti demam, tidak mengganggu aktivitas bayi sehari-hari, dan tidak menganggu proses menyusui, keadaan ini tidak perlu dikhawatirkan.

Ibu dapat mencoba memiringkan posisi tubuh anak ke kanan untuk mengurangi bunyi yang ada. Memang terdapat kemungkinan bunyi "grok" tersebut merupakan reaksi dari alergi susu formula yang mengandung protein sapi.

Jika bunyi "grok" berlanjut, Anda dapat berkonsultasi dengan dokter spesialis anak. Kemungkinan yang lain dari adanya bunyi "grok" adalah adanya kelemahan pada trakea yang merupakan saluran pernafasan. Namun, seiring dengan pertambahan usia bayi Anda maka trakea akan menguat dan bunyi "grok" akan menghilang.

Ada baiknya memang apabila kembali ke ASI, sebaiknya Anda menghindari segala produk yang berasal dari susu sapi karena meskipun dalam jumlah kecil, asupan susu tersebut dapat masuk ke produksi ASI Anda. Asalkan susu formula tersebut cocok, tidak masalah untuk berganti susu formula.

Demikian informasi kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar