Sukses

Penanganan Silinder Mata

09 Aug 2016, 22:57 WIB
Pria, 15 tahun.

Halo dok.. Kemarin saya cek mata nih.. Dan hasilnya ini: SPH CYL AXS +0.75 +1.00 27 e +0.25 +1.25 26 e * +0.25 -1.00 153 SPH CYL AXS +0.25 -0.75 56 * +0.50 -1.00 56 PD= 65mm VD= 12.0mm Kira" saya terkena gangguan apa ya dok? Lalu bagaimana cara pemulihannya? Serta pencegahan agar tidak semakin memburuk.. Terimakasih oiya andaikata memburuk apa kemungkinan terburuknya? Thanks

 

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami memahami kekhawatiran Anda. Dari data tersebut, salah satu gangguan mata yang Anda alami adalah siliner. Silinder pada mata, atau dalam bahasa kedokteran disebut astigmatisme. Astigmatisme adalah kondisi di mana bentuk permukaan mata yang disebut kornea atau lensa mata yang terletak lebih dalam, memiliki perbedaan kelengkungan pada permukaannya.

Mata normal akan memiliki permukaan yang merata pada setiap arahnya, namun pada astigmatisme terdapat beberapa daerah pada permukaan yang sebagian rata atau cenderung dalam. Ibaratkan seperti telur atau bola rugby (normalnya seperti bola). Keadaan ini menyebabkan sinar yang masuk ke mata akan dibiaskan tidak pada satu titik fokus sehingga objek yang dilihat adalah tidak jelas dan berbayang. Pada umumnya, astigmatisme terjadi sejak lahir dan sebagian lainnya karena trauma, penyakit atau riwayat operasi pada mata.

Untuk mengatasinya dapat diberikan bantuan kacamata lensa silinder. Pemberian kacamata lensa silinder memang tidak bersifat merubah bentuk bola mata yang sudah ada, tetapi membantu agar sinar yang masuk ke mata menjadi dibiaskan pada satu titik fokus dan kemudian objek yang dilihat menjadi jelas. 

Silinder dapat diobati dengan bedah refraktif LASIK, yaitu dengan cara merubah kelengkungan yang tidak rata menjadi rata. Untuk itu, Anda dapat berkonsultasi dengan dokter spesialis mata yang menawarkan penanganan astigmatisme dengan bedah refraktif LASIK.

Kacamata dengan lensa silinder dapat digunakan sebagai alat bantu untuk mendapatkan penglihatan yang jelas. Tidak ada hubungannya antara menggunakan kacamata dengan mengurangi silinder. Namun jika tidak menggunakan kacamata, seseorang biasanya akan memberikan keluhan seperti melihat jauh kabur sedangkan melihat dekat lebih baik, melihat ganda dengan satu atau kedua mata, melihat benda yang bulat menjadi lonjong, penglihatan akan kabur untuk jauh ataupun dekat, bentuk benda yang dilihat berubah, mengecilkan celah kelopak, sakit kepala, mata tegang dan pegal, mata dan fisik lelah.

Apabila kacamata yang saat ini Anda gunakan dirasa kurang nyaman, mungkin dibutuhkan penyesuaian ukuran lensa kacamata, atau gagang kacamata terlalu ketat/menekan bagian samping kepala Anda. Konsultasikan dengan dokter spesialis mata agar dapat dilakukan pemeriksaan refraksi mata dan agar dapat diketahui ukuran lensa yang sesuai.

Demikian penjelasan kami. Semoga keluhan Anda lekas teratasi.

0 Komentar

Belum ada komentar