Sukses

Nyeri Kepala dan Kacamata

23 Jul 2016, 17:33 WIB
Pria, 22 tahun.

saya menderita astigmatisme -0.25 dan hampir 1 tahun menggunakan kacamata. sebelumnya saya jarang memakai kacamata selain untuk bepergian dan tidak ada masalah. tapi kenapa akhir-akhir ini bahkan ketika bangun tidur kepala saya bagian belakang dekat leher dan telinga) sakit dan terasa pegal? ketika menggunakan kacamata sakitnya (pindah) ke depan di sekitar mata terlebih untuk fokus. trimakasih sebelumnya

dr. Atika

Dijawab Oleh:

dr. Atika

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi KlikDokter.com,

Kami memahami kekhawatiran Anda.  Memang pemakaian kacamata dengan ukuran lensa yang tidak sesuai dapat menyebabkan keluhan pusing dan perubahan ukuran kacamata baru yang lebih kuat dari kacamata lama memang biasanya membutuhkan adaptasi saat digunakan. Namun jika keluhan tidak nyaman dan pusing menetap kemungkinan ukuran yang diberikan tidak tepat dan segera konsultasikan ke dokter spesialis mata. American Optometric Association menyarankan untuk melepaskan kacamata sejenak ketika terasa pusing atau sakit kepala, dan memakainya lagi saat pusingnya hilang. Akan tetapi, berdasarkan keterangan Anda yang menyebutkan bahwa sudah 1 tahun menggunakan kacamata dan tidak ada masalah, kemungkinan penyebabnya bukan dari kacamata. 

Kemungkinan keluhan yang Anda alami kemungkinan disebabkan oleh Tension Type Headache (TTH). TTH nmerupakan sakit kepala yang disertai kontraksi otot (tension headache), sakit kepala berdenyut, nyeri kepala unilateral (sebagian), atau muntah saat serangan. Sakit kepala tipe ini juga seringkali disertai dengan adanya rasa sakit/kaku di bagian leher, yang dapat juga menjalar hingga ke punggung, mata atau otot-otot lainnya di tubuh.

Beberapa faktor dapat menjadi pemicu timbulnya TTH, antara lain :

  • Stress : biasanya sakit kepala timbul di siang atau sore hari setelah stress bekerja atau ujian

  • Gangguan tidur

  • Posisi tubuh yang salah saat bekerja

  • Waktu makan yang tidak teratur

  • Kelelahan mata

  • Penghentian konsumsi kafein

  • dll

TTH dapat diatasi dengan istirahat, pemijatan bagian belakang kepala dan leher, serta minum obat penghilang rasa sakit jika tidak tahan, seperti paracetamol atau asam mefenamat yang dijual bebas. Namun, penggunaan obat-obatan tersebut tidak akan banyak membantu jika Anda tidak menghindari faktor pencetus terjadinya TTH. Untuk mencegah berulangnya kejadian TTH  juga perlu menghindari faktor-faktor pencetus TTH pada Anda. 50% penderita TTH mengalami kekambuhan penyakitnya akibat dipicu oleh rasa lapar atau stress. Dengan menghindari faktor pencetus TTH, diharapkan dapat membantu Anda dalam mengatasi rasa nyeri dan membantu Anda untuk menghindari kejadian berulangnya keluhan yang Anda rasakan.

Namun yang kami sampaikan hanya dugaan sementara saja, untuk dapat memastikan diagnosa terkait dengan keluhan yang Anda rasakan kami sarankan Anda melakukan konsultasi secara langsung dengan dokter spesialis saraf agar dapat dilakukan wawancara medis secara detail, pemeriksaan fisik secara menyeluruh dan pemeriksaan penunjang (bila diperlukan). 

 

Demikian penjelasan yang dapat kami berikan. Semoga bermanfaat

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar