Sukses

Ereksi/Ejakulasi Saat Diperiksa Dokter

22 Jul 2016, 18:25 WIB
Pria, 22 tahun.

Selamat malam dok, saya pria usia 22th dan belum menikah, sy sedang menunggu proses penerimaan kerja disuatu perusahaan dan tentu biasanya adanya pelaksanaan tes kesehatan/medcheck. Dari bbrp artikel dan pengalaman yg saya baca mengenai hal ini, tes kesehatan tsb slh satunya meliputi pengecekan organ vital oleh dokter. Apakah benar memang hal ini termasuk didalam pemeriksaan tsb? Jika iya, apakah pernah ada orang yang (maaf) ereksi dan sampai (maaf) keluarnya sperma saat dilakukan pengecekan tsb berdasarkan pengalaman dokter selama ini? Sy tipe orang yg agak sensitif thd stimulus seksual, baik internal maupun eksternal, sy takut jika nantinya hal itu terjadi dapat mengganggu sy dalam tes kesehatan tsb (baik perasaan malu maupun tidak lulus tes kesehatan tsb). Mohon jawabannya atas pertanyaan sy diatas dok, sblmnya sy ucapkan terimakasih

Terima kasih telah menggunakan layanan e-Konsultasi Tanya Dokter KlikDokter.com.

Kami memahami kekhawatiran Anda.

Daerah kemaluan (pubis) merupakan area yang sangat sensitif terhadap rangsangan, baik rangsangan seksual maupun non seksual, dan sifatnya otonom (involunter/tidak disadari) . Pada saat pemeriksaan area genital (kelamin), dokter biasanya akan melakukan inspeksi (pengamatan), palpasi (perabaan) untuk melihat apakah ada benjolan misalnya, dan colok dubur (rectal exam) untuk melihat apakah terdapat wasir/ambeien maupun pembesaran prostat. Pada orang yang sensitif dengan rangsangan non seksual, palpasi dan colok dubur bisa menyebabkan ereksi dan bahkan ejakulasi. Namun, bila ini terjadi, ini merupakan hal yang normal.

Baca juga: https://www.klikdokter.com/tanyadokter/seks-andrologi/ereksi-saat-mencukur-rambut-pubis-kemaluan

Kami mengerti, bila terjadi ini akan membuat Anda merasa malu. Karena itu, untuk mengurangi risiko kejadian tersebut, bila memungkinkan mintalah untuk diperiksa oleh dokter pria.

Yang harus diingat, kejadian itu tidak akan membuat Anda tidak lulus tes kesehatan. Sekali lagi, hal itu merupakan hal yang normal dan wajar.

Demikian informasi yang dapat disampaikan. Semoga bermanfaat.

Salam sehat,

 

 

0 Komentar

Belum ada komentar