Sukses

Sulit Makan dan Sakit Pengobatan Kanker

08 Aug 2016, 09:39 WIB
Pria, 33 tahun.

Assmualaikum, Maaf dokter mau tanya,saya punya saudara habis operasi tumor usus,dan dokter membuat lubang kolostomi diperut sebelah kiri,kondisi sudah -+9bln udah proses kemo ke lima, kemarin pas mau kemo ke 6 kondisi badan kurang baik dan hbnya selalu kurang dari standard,jadi kadang sering telat karena kondisi tersebut, pernah cerita dari sipasien pas angkat beban ada perasan kaya tali putus didalam perut,sejak itu sering terasa sakit,bab sering dari anus dan dari lubang kolostomy, udah konsul ke dokter spesialis rs dimana pasien operasi cuma penanganan tetep mesti kemo,sedangkan kondisi pasien ngeluh sakit dan makan susah/sakit,mohon sarannya gmana ya baiknya. terimakasih sebelumnya Wassalamualaikum wrwb.

Halo...

 

Kami memahami kekhawatiran Anda dan turut prihatin dengan kondisi saudara Anda saat ini. Memang proses pengobatan dengan kemoterapi memiliki efek samping tertentu seperti rasa nyeri, mual, muntah, tidak nyaman, kerontokan rambut, kekeringan kulit. Kesemuanya memang merupakan efek samping karena sel-sel yang siklus hidupnya cepat juga terpengaruh oleh khasiat kemoterapi yang ditujukan untuk membunuh sel kanker. 

 

Apakah saudara Anda sudah mengkomunikasikan dengan Dokter mengenai keluhan-keluhan ini? Kami sangat menyarankan agar tidak berganti-ganti Dokter sehingga saudara Anda memiliki Dokter yang memahami kondisi dan perjalanan penyakit dan riwayat pengobatan dari awal hingga akhir. Dengan demikian, saudara Anda dapat melaporkan keluhan-keluhan yang ada dan mendapat penanganan yang sesuai, yang tidak mengganggu perjalanan pengobatan saudara Anda.

 

Jenis makanan yang dapat dikonsumsi dapat diganti dengan yang lebih lunak atau cair. Asupan makanan menjadi penting untuk membantu meningkatkan stamina dan daya tahan tubuh. Untuk itu, saudara Anda harus mendapatkan asupan makanan yang baik. Keluhan yang mengakibatkan kesulitan dalam mengonsumsi makanan dan minuman harus segera dilaporkan untuk mendapatkan solusi segera sehingga dapat terjadi perbaikan.

 

Begitu juga dengan keluhan nyeri, perlu ditangani dengan anti-nyeri yang sesuai untuk menangani nyeri kanker yang kronik. Ini memerlukan penanganan dari tim penanganan nyeri dari rumah sakit.

 

Untuk itu, sekali lagi, komunikasikanlah segala keluhan dengan Dokter yang menangani, yang paling mengetahui kondisi saudara Anda.

 

Kami turut mendoakan yang terbaik, semoga saudara Anda dan keluarga tetap kuat dan tabah dan bersemangat dalam masa pengobatan.

 

Salam sehat,

Tim Redaksi KlikDokter

0 Komentar

Belum ada komentar