Sukses

Efek Puasa Bagi Tubuh

20 Jul 2016, 11:06 WIB
Pria, 46 tahun.

Efek samping puasa apa yah? (atau makan tidak teratur?

Halo, terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi KlikDokter.com

Puasa (yang ditentukan durasinya) dan makan tidak teratur adalah dua hal yang berbeda dalam hal waktu makan. Saat berpuasa, jam makan dan jam tidak makan sudah ditentukan dan tetap dari hari ke harinya, misalnya puasa di bulan ramadhan. Hal ini menyebabkan tubuh cepat beradaptasi sehingga kerja saluran cerna, termasuk pengeluaran berbagai zat dan enzim pencernaan, berlangsung teratur.

Selain itu, terdapat beberapa manfaat berpuasa yang baik bagi kesehatan adalah:

1.          Penurunan kadar kolesterol dalam darah.

Ketika berpuasa, tubuh tidak hanya menggunakan glukosa sebagai sumber energi tubuh melainkan juga menggunakan lemak. Lemak tubuh yang dibakar dari penyimpanannya akan berpengaruh terhadap penurunan profil lipid tubuh.

2.          Penurunan berat badan yang baik.

Selain bermanfaat bagi kontrol tekanan darah dan kendali  kadar gula darah bagi penderita diabetes, seiring dengan terbakarnya lemak tubuh maka akan terjadi juga penurunan berat badan yang akan berpengaruh secara keseluruhan terhadap tekanan daran dan kadar gula darah tubuh.

3.          Proses detoksifikasi.

Karena lemak tubuh terpakai maka sisa-sisa zat buangan atau racun yang terdapat dalam sel-sel lemak tubuh akan terurai dan terbuang dari tubuh.

4.          Meningkatnya rasa nyaman dan ketajaman berpikir.

Beberapa hari setelah berpuasa, hormon endorfin akan meningkat dalam tubuh. Hormon ini akan memberikan efek peningkatan ketajaman pikiran dan juga perasaan nyaman.

 
Berbagai efek kesehatan berpuasa ini akan berkurang atau malah tidak terjadi jika asupan makanan pada saat sahur dan berbuka tidak diperhatikan komposisi dan jumlahnya. Pada saat bulan puasa, keseimbangan antara karbohidrat, protein, dan lemak tetap perlu diperhatikan. Perangkap makanan pada bulan puasa adalah dengan mengkonsumsi sebanyak-banyaknya makanan pada saat sahur dan berbuka dengan komposisi makanan berkalori dan berlemak tinggi. Hal ini malah dapat menjadi bumerang.
 
Makanan pada saat sahur dan berbuka tetap harus memiliki komposisi karbohidrat, protein dan lemak yang seimbang. Pada saat sahur pilihlah makanan yang cukup padat namun tidak berlemak tinggi sehingga cukup untuk memberikan energi. Pada saat berbuka, berbukalah dengan cairan dan makanan berserat seperti buah dan sayur untuk menurunkan kadar rasa lapar sehingga tidak makan terlalu banyak saat berbuka. Sekitar 30-60 menit kemudian, barulah mulai makan malam normal dengan variasi makanan sehat gizi berimbang. Dengan berpuasa yang baik dan sehat, bukan hanya jiwa Anda yang sehat, tapi juga tubuh Anda.
 
hal tersebut berbeda dengan kebiasaan makan yang tidak teratur. Kebiasaan makan yang tidak teratur akan mengacaukan jadwal kerja sistem cerna dan berbagai enzim yang terlibat di dalamnya. Akibatnya dapat muncul berbagai keluhan, misalnya nyeri lambung akibat produksi asam lambung yang tidak selaras dengan waktu masuknya makanan.
 
Demikian penjelasan yang dapat kami berikan. Semoga dapat menjawab pertanyaan Anda.
 
Salam,
 

0 Komentar

Belum ada komentar